Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ira Fatana

13-12-2025 | 12:48 WIB

Oleh Dahlan Iskan

"APA rencana Anda setelah mendapat rehabilitasi dari Presiden Prabowo?"

Itulah pertanyaan saya saat makan malam dengan Ira Puspadewi dan Harry Muhammad Adhi Caksono. Saat itu mereka baru tiga hari lepas dari tahanan.

Natal, Kerendahan Hati, dan Kepemimpinan yang Melayani

12-12-2025 | 15:48 WIB

Oleh Arief Poyuono

SETIAP KALI NATAL tiba, saya kembali diingatkan bahwa kisah ini bukan sekadar tentang gembala, malaikat, atau para majus. Inti Natal justru ada pada kerendahan hati Kristus --sebuah contoh kepemimpinan yang begitu radikal, bahkan hingga kini sulit kita temui.

Kembar Resmi

12-12-2025 | 10:28 WIB

Oleh Dahlan Iskan

RESMI sudah: ada dua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kubu Kramat Raya dan kubu Hotel Sultan.

Ujung Zulfa

11-12-2025 | 18:08 WIB

Oleh Dahlan Iskan

JALAN musyawarah itu buntu. Upaya merukunkan mereka juga kandas. Konflik di NU menuju ujung: jabatan ketua umum diisi oleh penjabat (Pj).

Negara Ro-ro

09-12-2025 | 14:08 WIB

Oleh Dahlan Iskan

INGAT Ira ingat Lino. Kalau saja kala itu presiden Indonesia sudah dijabat Prabowo Subianto, Lino rasanya akan diselamatkan seperti Ira.

Tanpa Awak

08-12-2025 | 11:28 WIB

Oleh Dahlan Iskan

ALUMNI beasiswa B.J. Habibie yang satu ini berkibar-kibar: Kaharuddin Djenod.

Cita-citanya untuk menciptakan kapal selam nasional terwujud. Anda sudah tahu: tanggal 30 Oktober lalu kapal selam yang dibuat Kaharudin sudah diuji coba. Sudah berhasil. Termasuk berhasil meluncurkan torpedo bawah air. Saksinya: Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan KSAL Laksamana Muhammad Ali.

Tenda Perusuh

07-12-2025 | 14:08 WIB

Oleh Dahlan Iskan

TENDA sudah selesai dipasang --meski bukan tenda biru. Foging sudah dilakukan. Tapi tetap saja tidak ada jaminan bisa mengatasi hujan dan nyamuk.

Merawat Pembangunan Berkelanjutan dan Peran Golkar di Tengah Perubahan

07-12-2025 | 11:32 WIB

Oleh Bambang Soesatyo (Bamsoet)

DISRUPSI selalu hadir sebagai konsekuensi dari perubahan. Ia bukan sekadar mengguncang tatanan lama, tetapi juga menumbuhkan ketidakpastian yang dapat mengancam stabilitas dan keberlanjutan pembangunan.