Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Anwar Ali

19-12-2025 | 10:48 WIB

Oleh Dahlan Iskan

INILAH smelter nikel pertama yang saya lewati setelah 30 menit meninggalkan bandara Morowali. Yang menonjol bukan pabriknya, tapi kekumuhannya. Kanan-kiri jalan utama poros Sulawesi di tengah smelter modern ini sungguh paradoksnya.

Danantara, Antitesis Dutch Disease?

19-12-2025 | 10:28 WIB

Oleh Arief Poyuono

INDONESIA sejak lama dikenal sebagai negara yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam melimpah. Dari rempah-rempah yang memicu kolonialisme, hingga minyak, gas, batu bara, dan kini nikel yang menjadi komoditas strategis global, kekayaan alam selalu hadir sebagai harapan menuju kesejahteraan. Namun sejarah justru menunjukkan paradoks yang berulang: setiap lonjakan harga komoditas kerap berujung pada ilusi kemakmuran.

Ira Fatana

13-12-2025 | 12:48 WIB

Oleh Dahlan Iskan

"APA rencana Anda setelah mendapat rehabilitasi dari Presiden Prabowo?"

Itulah pertanyaan saya saat makan malam dengan Ira Puspadewi dan Harry Muhammad Adhi Caksono. Saat itu mereka baru tiga hari lepas dari tahanan.

Natal, Kerendahan Hati, dan Kepemimpinan yang Melayani

12-12-2025 | 15:48 WIB

Oleh Arief Poyuono

SETIAP KALI NATAL tiba, saya kembali diingatkan bahwa kisah ini bukan sekadar tentang gembala, malaikat, atau para majus. Inti Natal justru ada pada kerendahan hati Kristus --sebuah contoh kepemimpinan yang begitu radikal, bahkan hingga kini sulit kita temui.

Kembar Resmi

12-12-2025 | 10:28 WIB

Oleh Dahlan Iskan

RESMI sudah: ada dua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kubu Kramat Raya dan kubu Hotel Sultan.

Ujung Zulfa

11-12-2025 | 18:08 WIB

Oleh Dahlan Iskan

JALAN musyawarah itu buntu. Upaya merukunkan mereka juga kandas. Konflik di NU menuju ujung: jabatan ketua umum diisi oleh penjabat (Pj).

Negara Ro-ro

09-12-2025 | 14:08 WIB

Oleh Dahlan Iskan

INGAT Ira ingat Lino. Kalau saja kala itu presiden Indonesia sudah dijabat Prabowo Subianto, Lino rasanya akan diselamatkan seperti Ira.

Tanpa Awak

08-12-2025 | 11:28 WIB

Oleh Dahlan Iskan

ALUMNI beasiswa B.J. Habibie yang satu ini berkibar-kibar: Kaharuddin Djenod.

Cita-citanya untuk menciptakan kapal selam nasional terwujud. Anda sudah tahu: tanggal 30 Oktober lalu kapal selam yang dibuat Kaharudin sudah diuji coba. Sudah berhasil. Termasuk berhasil meluncurkan torpedo bawah air. Saksinya: Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan KSAL Laksamana Muhammad Ali.