Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Inilah Sebaran 63.749 Kasus Corona di 34 Provinsi per 5 Juli, Kepri Urutan ke-22

05-07-2020 | 18:04 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia bertambah menjadi 63.749. Kasus positif Corona terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Timur, terkecil dari Aceh. Sementara Provinsi Kepulauan Riau menempati urutan ke 22 dengan 313 kasus Covid-19.

Data perkembangan penanganan virus Corona di Indonesia disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 dr Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube BNPB, Minggu (5/7/2020). Kasus positif Corona bertambah 1.607 hari ini.

Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Capai 63.749 Orang

05-07-2020 | 17:32 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan perkembangan terkini kasus covid-19 pada hari ini. Sebanyak 1.607 orang dilaporkan terjangkit covid-19 pada pemeriksaan terakhir sehingga menjadikan total kasus positif mencapai 63.749 orang.

Status Indonesia Saat Ini Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

05-07-2020 | 14:04 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan status Indonesia saat ini telah naik kelas dari negara dengan pendapatan menengah bawah (lower middle income) menjadi negara berpendapatan menengah atas (upper middle income).

Survey Membuktikan, Yasonna Laoly Paling Diharapkan Direshuffle

04-07-2020 | 13:52 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terkait kepuasan publik terhadap kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju di masa pandemi Covid-19. Hasilnya Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly jadi menteri yang paling diharapkan publik untuk direshuffle.

"Yang paling muncul pertama adalah bukan nama yang asing yaitu Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM ada 64,1 persen dinyatakan paling layak dilakukan reshuffle," kata Direktur IPO Dedi Kurnia Syah dalam diskusi daring, Sabtu (3/7/2020).

Wasekjen Demokrat Minta Istana Tertibkan Pendukung Garis Keras yang Menghina Santri

04-07-2020 | 13:04 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Adanya oknum buzzer yang notabene pendukung garis keras pemerintah, Denny Siregar semakin meresahkan masyarakat di tengah pandemik Covid-19. 
Postingan Denny pada 27 Juni 2020 secara terang-terangan dianggap menghina dan memfitnah para santri Tahfidz Alquran Daarul Ilmi dengan unggahan di medsos, judul "Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang".

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Irwan Fecho merasa geram dengan orang seperti Denny Siregar yang menghina santri tersebut. Ulah oknum buzzer itu dinilai melukai hati para santri dan ulama.

Komunitas Masyarakat Tionghoa Menolak RUU HIP, Ini Enam Sikap Mereka

04-07-2020 | 08:20 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Perdebatan di ruang publik setlah masuknya usulan inisiatif DPR RI terhadap RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) patut disayangkan.

Anggota Komunitas Masyarakat Tionghoa, Lieus Sungkharisma menyebutkan, perdebatan RUU HIP juga berdampak gejolak sosial di masyarakata.

Gugur di Kongo, Jenazah Pelda Rama Dibawa ke Kampung Halaman Pekanbaru

03-07-2020 | 11:44 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Jenazah prajurit TNI AD Pembantu Letnan Dua (Pelda) Anumerta Rama Wahyudi yang gugur akibat diserang kelompok bersenjata dalam misi perdamaian PBB di Kongo, diterbangkan ke kampung halamannya di Pekanbaru, Jumat (3/7/2020) untuk dimakamkan.

Jenazah diterbangkan menggunakan Pesawat C130 Hercules dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, setelah terlebih dahulu tiba di Indonesia pada Kamis (2/7/2020) malam lalu.

Denny Siregar Hina Pesantren dan Santri sebagai Calon Teroris

03-07-2020 | 13:04 WIB

BATAMTODAY.COM, Tasikmalaya - Pimpinan Ponpes Tahfidz Alquran Daarul Ilmi, Ustaz Ahmad Ruslan Abdul Gani, menilai pernyataan Denny Siregar, yang menyebut santri sebagai calon teroris, merupakan penghinaan bagi pesantren dan santri. Apalagi, terdapat foto para santri pesantrennya dalam unggahan Denny di Facebook.

"Ini pencemaran nama baik. Tentu orangtua santri tahu hinaan itu, bahkan sampai ada yang WA. Tapi mereka tidak marah karena tahu santri seperti apa," kata dia, Kamis (2/7/2020).