Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Prabowo Tegaskan Layanan Cek Kesehatan Gratis Tahunan Diperluas untuk Anak hingga Dewasa
Oleh : Redaksi
Sabtu | 24-01-2026 | 15:28 WIB
presiden-prabowo.jpg Honda-Batam
Presiden Prabowo, saat pidatonya pada World Economic Forum (WEF) 2026. (KSP)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperluas cakupan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar menjangkau seluruh lapisan penduduk, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sebagai bagian dari penguatan modal manusia melalui sektor kesehatan.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada World Economic Forum (WEF) 2026. Ia mengungkapkan, hingga saat ini lebih dari 70 juta warga telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan primer nasional.

Program CKG dirancang sebagai hak dasar masyarakat dan dijalankan secara rutin setiap tahun sepanjang hidup. Pemerintah menilai perluasan cakupan layanan ini menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan produktif.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan Cek Kesehatan Gratis bukan merupakan program populis, melainkan langkah rasional yang berbasis perhitungan ekonomi dan manfaat jangka panjang bagi pembangunan nasional.

"Ini adalah program peningkatan produktivitas. Para ahli saya menyatakan bahwa dalam jangka panjang, kita akan menghemat miliaran dolar Amerika Serikat," tegas Presiden Prabowo.

Selain memperluas skrining kesehatan, pemerintah juga mengakselerasi pemerataan akses kefarmasian dengan membangun 83.000 apotek desa di berbagai wilayah Indonesia. Apotek tersebut akan menyediakan obat generik bersubsidi yang dapat diakses langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat pedesaan.

Melalui penguatan modal manusia yang sehat dan berkualitas sejak usia dini hingga dewasa, pemerintah optimistis kebijakan di sektor kesehatan dapat memutus rantai kemiskinan serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Editor: Gokli