Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Diskon Tiket PELNI Nataru 2025-2026 Capai 99 Persen, Lebih dari 414 Ribu Penumpang Manfaatkan Program
Oleh : Aldy
Selasa | 13-01-2026 | 11:08 WIB
pelni-nataru.jpg Honda-Batam
Aktivitas kapal PELNI periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 resmi berakhir pada 10 Januari 2026. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mengumumkan program stimulus ekonomi berupa potongan harga tiket kapal laut sebesar 20 persen dari tarif dasar kelas ekonomi pada periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 resmi berakhir pada 10 Januari 2026. Program tersebut mencatat tingkat serapan hingga 99 persen.

Sepanjang periode keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, penjualan tiket diskon PELNI tercatat mencapai 414.634 tiket. Realisasi tersebut setara 99 persen dari total anggaran stimulus sebesar Rp24,8 miliar yang dialokasikan pemerintah.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyampaikan bahwa puncak realisasi penumpang pada masa arus mudik terjadi pada 18 Desember 2025 dengan jumlah 27.489 orang. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 8 Januari 2026 dengan 23.921 penumpang.

"Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang memanfaatkan program diskon mencapai 414.634 orang atau 103 persen dari target 405.881 penumpang. Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap program stimulus pemerintah yang dikelola PELNI," ujar Ditto, Senin (12/1/2026).

Meski terjadi lonjakan jumlah penumpang, PELNI menegaskan tetap mengedepankan aspek keselamatan pelayaran dengan memastikan seluruh kapal beroperasi sesuai standar operasional dan ketentuan keselamatan yang berlaku. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, yang telah mempercayakan PELNI sebagai pelaksana program stimulus ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada masyarakat yang telah memilih kapal PELNI sebagai moda transportasi selama angkutan Nataru 2025/2026," tambahnya.

Ditto menilai keberhasilan program stimulus tersebut menegaskan peran strategis PELNI dalam mendukung kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjaga konektivitas dan keterjangkauan transportasi. "PELNI berkomitmen untuk terus mendukung visi pemerintah dengan memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pariwisata domestik, serta memperluas akses masyarakat terhadap transportasi laut yang aman dan terjangkau," pungkas Ditto.

Dalam periode tersebut, lima ruas pelayaran terpadat didominasi rute Batam-Belawan dengan 18.305 penumpang, disusul Belawan-Batam sebanyak 17.952 penumpang, Makassar-Bau-bau 6.838 penumpang, Bau-Bau–Makassar 5.589 penumpang, serta Jayapura-Biak 5.279 penumpang.

Sementara itu, lima pelabuhan kedatangan terpadat masing-masing adalah Makassar dengan 31.388 penumpang, Ambon 26.826 penumpang, Batam 21.096 penumpang, Belawan 20.878 penumpang, dan Bau-bau 19.559 penumpang. Untuk pelabuhan keberangkatan, Makassar tercatat tertinggi dengan 30.508 penumpang, diikuti Ambon 26.699 penumpang, Batam 22.702 penumpang, Belawan 19.842 penumpang, serta Kupang 18.750 penumpang.

Sebelumnya, Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 jumlah penumpang kapal PELNI di Batam mencapai 184.462 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 163.266 penumpang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pelanggan PELNI yang terus mempercayakan perjalanan dari Batam ke berbagai tujuan menggunakan kapal PELNI," ujar Edwin.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: