Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ini Bukan Soal Anies atau Ganjar Bung! Ini Soal Suara Rakyat

15-02-2024 | 10:44 WIB

Oleh Achmad Nur Hidayat MPP

DI TENGAH hiruk pikuk persaingan politik, nama Anies Baswedan sering muncul sebagai sosok yang tangguh. Meskipun terus menerus dihadapkan pada tantangan, Anies berhasil lolos sebagai calon, sebuah pencapaian yang tidak bisa dianggap remeh.

Nomor Dua

15-02-2024 | 08:04 WIB

Oleh Dahlan Iskan

SAYA percaya dengan penilaian Prof Dr Jimly Assiddiqie: pencalonan Gibran sebagai wakil presiden tidak direncanakan sejak awal.

Pertama Coblos

14-02-2024 | 10:20 WIB

Oleh Dahlan Iskan.

BARU di Pemilu ke-4 di masa Pak Harto saya ikut nyoblos.

Tiga Pemilu sebelumnya saya selalu Golput --istilah yang dipopulerkan oleh Arief Budiman sebagai gerakan anti Pemilu yang pemenangnya sudah diatur.

Tunggakan Bansos

13-02-2024 | 09:00 WIB

Oleh Dahlan Iskan

BANSOS di Amerika Serikat mencapai rekornya: satu triliun dolar lebih dikit. Tepatnya: USD 1.040.000.000.000. Kalikan Rp 15.000. Itu tahun 2022 yang diumumkan tahun lalu.

Ujung Lorong

12-02-2024 | 08:36 WIB

Oleh Dahlan Iskan

HANYA orang media yang ingin Pilpres dua putaran: berita politik yang panas punya banyak peminat.

Iklan politik juga terus diperlukan. Jumlah pelanggan meningkat, jumlah pemasukan membesar.

Little Dragon

10-02-2024 | 08:20 WIB

Oleh Dahlan Iskan

MULAI tadi malam kita berada di Tahun Naga –kalau Anda percaya pada kalender Tiongkok.

Kalau saja masih muda, saya ingin punya anak di Tahun Naga. Setidaknya bisa menyenangkan perdana menteri Singapura.

Disway Gratis

08-02-2024 | 08:32 WIB

Oleh Dahlan Iskan

Tulisan pertama Dahlan Iskan, yang dibuat 9 Februari 2018. Lima tahun Dahlan Iskan tak pernah absen menulis. (Foto: Disway)

SUDAH takdirnya Disway harus gratis. Dilahirkannya pun tanpa biaya. Idenya gratis: dari Mas Joko Intarto. Desain web-nya gratis: dari Mas Gepeng. Server-nya gratis: nebeng punya Mas Iwan.

Bubur Ibadah

07-02-2024 | 08:04 WIB

Oleh Dahlan Iskan

WANITA berjilbab ini lebih maju dari bisnis orang Tionghoa. "Lihatlah dagangan saya, selalu di depan toko orang Tionghoa," ujar Dewi Andarwati.