PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pemerintah akan Bangun 3 KEK di Papua dan Papua Barat

15-10-2010 | 08:19 WIB

Manokwari-Pemerintah akan membangun tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) di Provinsi Papua dan Papua Barat empat tahun mendatang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hal ini dalam keterangan pers di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Jumat (15/10) pagi, sebelum keberangkatan menuju Jakarta.

Gandeng Bank Riau, Pemko Batam Luncurkan KPE

08-10-2010 | 05:55 WIB

BATAM-Para tamu undangan yang hadir saat launching Kartu Pegawai Elektronik (KPE) serentak bersorak dan bertepuk tangan saat mendengar sambutan dari direktu Konsumer dan Mikro Bank Riau Kepri, yang menyampaikan bahwa KPE yang akan di gunakan oleh seluruh PNS di Batam akan mempermudah pegawai mendapatkan pinjaman tanpa agunan di Bank Riau Kepri dengan plafond maksimal Rp 200 juta.

DPRD Provinsi Kepri Sambut Baik Perubahan Nama Bank Riau

08-10-2010 | 05:40 WIB

Tanjungpinang-DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyambut baik perubahan nama Bank Riau menjadi Bank Riau Kepri. Perubahan nama tersebut dinilai akan membuat ikatan emosional masyarakat Kepri dan Riau akan semakin kental dan kuat.

"Perubahan nama tersebut tentunya akan membawa implikasi yang sangat luas dan jauh lebih bermanfaat bukan saja dari segi ekonomi melainkan juga dari segi sosial kemasyarakatan," kata Sofyan Samsir.
 


Bank Riau Ganti Nama Bank Riau Kepri

08-10-2010 | 05:33 WIB

Pekanbaru-Hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa PT. Bank Riau yang berlangsung di Kota Batam yang dihadiri seluruh pemegang saham dalam rangka Konsolidasi Managemen Bank Riau dalam menghadapi persaingan pasar kedepan telah menyepakati beberapa poin penting salah satunya menyetujui pergantian nama PT. Bank Riau menjadi PT. Bank Riau Kepri.

Menpera: Pembangunannya akan Dibiayai Gabungan Dana Berbagai Institusi

04-10-2010 | 22:55 WIB

Oleh : Surya

JAKARTA-Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Manoarfa mengatakan, standarisasi pendanaan pembangunan perumahan di masa datang harus berasal dari gabungan dana (blended financing) dari berbagai institusi, sehingga akan menciptakan perumahan yang murah dan mengubah standar rumah Indonesia dari tipe 21 menjadi tipe 36.