Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PT Timah Bantu Biaya Pengobatan Balita Penderita Kelainan Usus di Desa Gemuruh Kundur Barat
Oleh : Freddy
Sabtu | 09-05-2026 | 17:08 WIB
Bantuan-PT-Timah.jpg Honda-Batam
PT Timah Bantu Biaya Pengobatan Balita Penderita Kelainan Usus di Desa Gemuruh Kundur Barat, Kabupaten Karimun. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - PT Timah (Persero) Tbk memberikan bantuan biaya pengobatan bagi Habibi, Balita berusia 4 bulan asal Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun yang sedang menjalani perawatan akibat menderita penyakit Hirschsprung.

Bantuan biaya pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan ini, merupakan wujud nyata kepedulian PT TIMAH untuk membantu masyarakat.

Abdul Wahab, ayah Habibi menyampaikan bahwa dirinya sangat bersyukur mendapatkan bantuan biaya pengobatan dari PT TIMAH untuk anaknya yang diketahui mengidap Hirschsprung yang merupakan kelainan pada usus besar.

Wahab mengatakan bahwa Habibi mulai mengalami gangguan kesehatan saat usianya belum genap satu bulan. Pada mulanya perut Habibi terlihat membesar dan kembung dan kondisi anaknya ini semakin mengkhawatirkan ketika ia tidak buang air besar selama hampir satu minggu dan disertai muntah terus-menerus.

Melihat kondisi tersebut, orang tuanya segera membawa Habibi ke puskesmas terdekat, tetapi penyakit anaknya tidak kunjung membaik dan kemudian anaknya dirujuk ke RSUD Muhammad Sani Karimun.

"Awalnya BAB-nya normal, tapi perutnya tetap kembung. Setelah dirawat di Karimun, tapi belum juga membaik akhirnya dirujuk lagi ke rumah sakit di Batam," kata Abdul Wahab.

Di Batam, Habibi menjalani serangkaian pemeriksaan medis, mulai dari rontgen hingga biopsi . Dari hasil pemeriksaan itulah dokter memastikan bahwa Habibi mengidap Hirschsprung dan tim medis kemudian memutuskan dilakukan tindakan operasi.

"Alhamdulillah operasinya berhasil. Sekarang Habibi masih dalam proses pemulihan dan tetap harus kontrol rutin ke Batam," ujar Wahab.

Sebagai pedagang kaki lima dengan empat orang anak, Abdul Wahab mengaku biaya pengobatan dan perjalanan untuk kontrol rutin menjadi tantangan berat bagi keluarganya. Selain biaya medis, kebutuhan akomodasi selama berada di Batam juga membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Wahab menambahkan bahwa ditengah keterbatasan ekonomi tentunya bantuan biaya pengobatan dari PT TIMAH dinilai sangat meringankan beban keluarga, apalagi kalau sampai berhari-hari di Batam,biayanya lumayan besar.

"Dengan adanya bantuan ini, Alhamdulillah kami cukup terbantu untuk biaya akomodasi dan pengobatan lanjutan Habibi." Kata Abdul Wahab.

Abdul Wahab pun berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu, khususnya mereka yang sedang menghadapi persoalan kesehatan dan keterbatasan ekonomi.

"Harapan kami ke depan, semoga PT TIMAH bisa terus membantu masyarakat,” tutupnya.

Editor: Yudha