Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kadaker Madinah Apresiasi Kedisiplinan Jemaah Haji Kloter LOP 15
Oleh : Saibansah
Minggu | 21-06-2026 | 13:32 WIB
jemaah_haji_kembali.jpg Honda-Batam
Kadaker Madinah, Khalilurrahman bersama jajaran petugas haji Sektor 5 Madinah. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTODAY.COM, Madinah - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Madinah terus berlangsung. Salah satu kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan menuju Tanah Air pada Sabtu (20/6/2026) adalah Kloter 15 Embarkasi Lombok (LOP) dari Sektor 5 Madinah.

Pelepasan jemaah menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) dilakukan oleh jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), termasuk Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman.

Khalilurrahman mengatakan, pemberangkatan jemaah dari hotel menuju bandara dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sebelum proses keberangkatan, petugas juga memastikan alur layanan di bandara berjalan lancar sehingga tidak terjadi penumpukan jemaah.

Menurut dia, selama berada di Madinah para jemaah telah memperoleh berbagai layanan pendukung, mulai dari konsumsi, transportasi, hingga akomodasi.

"Alhamdulillah seluruh layanan yang menjadi kebutuhan jemaah selama di Madinah dapat diberikan dengan baik," ujar Khalilurrahman usai melepas keberangkatan jemaah.

Ia menambahkan, seluruh jemaah Kloter 15 LOP juga telah menuntaskan rangkaian ibadah dan ziarah yang menjadi agenda selama berada di Madinah, termasuk kunjungan ke Raudhah serta ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.

Khalilurrahman mengapresiasi kedisiplinan jemaah gelombang kedua yang dinilai semakin baik. Berdasarkan pemantauan petugas, jemaah menjalani ziarah ke Raudhah secara tertib, mengikuti arahan petugas, dan tidak menimbulkan kepadatan di area kunjungan.

"Jemaah dapat melaksanakan ziarah dengan tertib, terkoordinasi, dan mengikuti pengaturan yang telah ditetapkan petugas," katanya.

Kedisiplinan tersebut, lanjut dia, juga terlihat saat proses persiapan kepulangan. Jemaah dinilai patuh terhadap ketentuan maskapai dan aturan penerbangan terkait barang bawaan yang tidak diperbolehkan masuk ke bagasi maupun kabin pesawat.

Di sisi lain, Khalilurrahman mengingatkan jemaah yang masih berada di Madinah untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah cuaca yang panas. Ia meminta jemaah, khususnya lanjut usia dan penyandang disabilitas, tidak memaksakan diri menjalankan aktivitas ibadah jika kondisi fisik tidak mendukung.

Jemaah juga diimbau selalu membawa perlengkapan pelindung diri seperti payung, masker, kacamata, serta memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap tercukupi selama beraktivitas di luar ruangan.

Terkait proses pemulangan, ia menjelaskan bahwa penimbangan koper bagasi dilakukan dua hari sebelum keberangkatan. Karena itu, jemaah diminta mematuhi ketentuan barang bawaan yang telah disosialisasikan oleh maskapai maupun petugas haji.

Khalilurrahman juga memastikan seluruh jemaah haji Indonesia gelombang kedua akan mendapatkan kesempatan untuk berziarah ke Raudhah. Menurut dia, kuota izin atau tasrih yang tersedia mencukupi kebutuhan jemaah.

Bagi jemaah yang belum memperoleh jadwal kunjungan, ia meminta agar berkoordinasi dengan ketua regu maupun ketua kloter untuk mendapatkan penjadwalan ulang.

Selain itu, ia mengingatkan jemaah agar membawa sandal saat menuju Masjid Nabawi. Menurutnya, masih ditemukan kasus jemaah kehilangan atau tertinggal sandalnya karena lupa lokasi penyimpanan di kompleks masjid yang memiliki banyak pintu akses.

"Untuk menghindari sandal tertinggal atau hilang, jemaah dapat membawa sandal dalam kantong plastik dan meletakkannya di dekat tempat shalat," ujar Khalilurrahman.

Kloter 15 LOP menjadi salah satu rombongan awal dari Sektor 5 Madinah yang diberangkatkan pulang ke Indonesia dalam rangkaian pemulangan jemaah haji gelombang kedua tahun 2026.

Editor: Dardani