PKP

Nilai Ekspor Kepri Per Maret 2019 Turun 2,34 Persen
Oleh : Ismail
Senin | 15-04-2019 | 18:40 WIB
ekspor-mar-19.jpg honda-batam
Kepala BPS Kepri, Zulkifli.

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Aktivitas ekspor Provinsi Kepulauan Riau bulan Maret 2019 dibanding Februari 2019 turun sebesar 2,34 persen, yaitu dari USD 754,47 juta menjadi USD 736,84 juta.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPS Kepri, Zulkifli, di Tanjungpinang, Senin (15/4/2019). "Penurunan nilai ekspor Maret 2019 disebabkan turunnya ekspor sektor migas sebesar 4,66 persen," katanya.

Ia memaparkan, bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Kepri mengalami penurunan sebesar 20,98 persen, yaitu dari USD 932,51 juta menjadi USD 736,84 juta.

"Penurunan nilai ekspor Maret 2019 dibanding Maret 2018 disebabkan oleh turunnya ekspor
sektor nonmigas sebesar 51,04 persen," ucapnya.

Dijelaskan Zulkifli, total ekspor kumulatif bulan Januari-Maret 2019 di Kepri adalah sebesar USD 2.510,14 juta.

Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Maret 2018 mengalami penurunan sebesar 17,73 persen yaitu dari USD 3.051,08 juta menjadi USD 2.510,14 juta. "Turunnya nilai ekspor Januari-Maret 2019 disebabkan oleh turunnya ekspor kumulatif sektor nonmigas sebesar 41,64 persen," sebutnya.

Ia mengungkapkan, selama bulan Januari-Maret 2019 komoditas ekspor nonmigas Kepri yang nilai ekspornya terbesar adalah golongan barang mesin/peralatan listrik yaitu sebesar USD 305,73 juta, dengan peran sebesar 24,62 persen.

Golongan barang berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Kepri selama bulan Januari-Maret 2019 adalah minyak dan lemak hewan/nabati sebesar USD 158,19 juta (12,74 persen), mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar USD 139,08 juta (11,20 persen).

Kemudian, berbagai produk kimia sebesar USD 108,05 juta (8,70 persen), benda-benda dari besi dan baja sebesar USD 94,61 juta (7,62 persen), timah sebesar USD 44,62 juta (3,59 persen), plastik dan barang dari plastik sebesar USD 44,46 juta (3,58 persen); bahan kimia organik sebesar USD 33,21 juta (2,67 persen), minyak atsiri, kosmetik wangi-wangian sebesar USD 32,58 juta (2,62 persen), dan perangkat optik sebesar USD 30,25 juta (2,44 persen).

Adapun negara tujuan ekspor Provinsi Kepulauan Riau bulan Maret 2019 dengan nilai terbesar ke negara Singapura yaitu mencapai USD 451,82 juta. Ekspor ke Singapura pada bulan ini mengalami kenaikan dibanding keadaan bulan Februari 2019, yaitu sebesar 3,21 persen dan kenaikan sebesar 36,02 persen jika dibandingkan Maret 2018.

Editor: Gokli