Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mengapa Orang Indonesia Suka Beli Properti di Luar Negeri?
Oleh : Redaksi
Jum'at | 14-04-2017 | 13:01 WIB
PropertiSingapura.jpg Honda-Batam

Properti Singapura

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Masyarakat Indonesia ternyata gemar membeli properti di luar negeri seperti di Singapura dan Australia. Investor Properti dari Indonesia mengincar properti di kedua negara tersebut untuk berinvestasi.

Demikian menurut hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index. Survei ini dilakukan lembaga riset Intuit Research Singapura dengan total 1.030 responder dari seluruh Indonesia. Survei ini berlangsung dari November-Desember 2016.

Berdasarkan hasil survei, alasan mereka membeli rumah di luar negeri, karena potensi meraih keuntungan lebih baik. Secara prosentase alasan ini mencapai 67 persen. Alasan lain hasil sewa yang lebih tinggi (37 persen). Kemudian sebagai bekal pensiun (35 persen). Juga alasan keluarga asal negara responder (35 persen). Responden lain memilih sebagai tabungan pendidikan (34 persen).

Mereka juga menilai properti di luar negeri memiliki keuntungan yang lebih baik 30 persen. Sisanya, membeli properti di luar negeri sebagai perlindungan resiko depresiasi mata uang dan inflasi (28 persen).

Hasil survei juga menunjukkan bahwa responden lebih memilih apartemen di Singapura sebagai target investasi. Sementara di Australia, responden lebih memilih rumah tapak sebagai pilihan.

Wasudewan, Country Manager Rumah.com menjelaskan bahwa dengan infrastruktur dan dengan stablitas keamanan yang baik, tidak mengherankan jika Singapura menjadi pilihan dari investor Indonesia maupun negara lain di sekitarnya.

Karena infrastruktur memengaruhi kualitas hidup masyarakatnya, termasuk masyarakat ekspatriat yang menyewa berbagai hunian di Singapura.

"Negara ini juga memiliki akses transportasi untuk menghubungkan warganya secara lokal dan internasional," kata Wasudewan di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Ini pula yang membuat Singapura diganjar penghargaan sebagai lokasi terbaik di Asia pilihan ekspatriat dan peringkat 25 global dari survei Quality of Living yang digelar Mercer awal tahun ini.

Sumber: Kompas

Editor: Surya