Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Cernival 2025 Tampilkan QRIS sebagai Simbol Transformasi Digital, Tarik Ribuan Pengunjung di Batam
Oleh : Aldy Daeng
Sabtu | 26-07-2025 | 13:08 WIB
AR-BTD-5646-BI-Kepri.jpg Honda-Batam
Pembukaan Creative and Innovative Riau Island Carnival (Cernival) 2025 di Harbor Bay Downtown, Batam. (Foto: Aldy Daeng/Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Batam - Ribuan pengunjung memadati kawasan Harborbay Downtown, Kota Batam, Jumat malam (25/7/2025), dalam gelaran Cernival 2025. Festival hasil inisiasi Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau ini kembali digelar untuk kali kedua dengan mengusung misi lebih dari sekadar hiburan: mengakselerasi literasi keuangan dan digitalisasi sistem pembayaran di wilayah perbatasan seperti Kepri.

Dentuman marching band dan cahaya lampu malam membuka rangkaian acara yang dipadukan dengan pertunjukan tarian tradisional Nusantara. Namun yang menjadi sorotan utama, seluruh aktivitas dan transaksi di Cernival ini wajib menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), dari wahana hiburan hingga transaksi di pasar malam UMKM.

"Cernival ini bukan cuma hiburan, tapi juga sarana edukasi. Kami dorong semua transaksi menggunakan QRIS agar masyarakat terbiasa dan paham fitur-fiturnya," kata Kepala BI Kepri, Rony Widijarto, saat membuka acara.

Menurut Rony, pendekatan yang menyenangkan melalui festival ini diharapkan dapat mempercepat pemahaman publik terhadap sistem pembayaran digital. Wahana seperti komedi putar (Rp 15 ribu), rumah hantu (Rp 20 ribu), hingga Night Run (dengan 25 kali scan QRIS), semuanya hanya dapat diakses melalui pemindaian QRIS.

"Satu scan, satu aksi. QRIS bukan cuma alat bayar, tapi simbol transformasi digital kita," tegas Rony dengan bangga.

Inovasi unik turut terlihat di lapangan: beberapa petugas wahana mengenakan kaus dengan gambar barcode QRIS agar pengunjung bisa langsung memindai dari tubuh mereka. Sistem ini mendapat sambutan positif, tak hanya dari warga lokal, tetapi juga dari wisatawan mancanegara.

Arun Kumar, wisatawan asal Kuala Lumpur, mengaku puas dengan kemudahan transaksi di Cernival. "Anak-anak happy, semua bisa bayar pakai handphone saja. Tak perlu uang tunai," ujar Arun sambil menikmati kuliner bersama keluarganya.

Hal senada diungkapkan Azizah, turis asal Singapura, yang terkesan dengan sensasi rumah hantu di area hiburan. "Kami coba semua. Rumah hantu di sini murah tapi efeknya luar biasa. Anak-anak sampai tutup mata. Saya bayar pakai QRIS, jadi tambah hemat," ujarnya sambil tertawa.

Selain wahana permainan dan hiburan, Cernival juga menghadirkan QRIS Experience Zone, food bazaar, kompetisi kreatif, pertunjukan musik, serta Pasar Malam UMKM, yang seluruhnya menggunakan pembayaran berbasis QRIS. Festival ini sekaligus menjadi bagian dari program literasi keuangan seperti Ekonomi Kreatif PEKA, Keuangan Rumah Rupiah, dan pra-event edukasi Rupiah.

Menurut laporan BI Kepri, implementasi QRIS di Kepulauan Riau menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Juli 2025, volume transaksi telah mencapai Rp 4,1 triliun dari target tahunan Rp 5,5 triliun, dengan jumlah transaksi lebih dari 33,4 juta, naik 117 persen dari tahun sebelumnya.

"Ini bukti masyarakat mulai nyaman dengan transaksi digital. Bahkan pemerintah daerah sudah gunakan QRIS untuk pembayaran pajak dan retribusi," jelas Rony.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini mencerminkan kekuatan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari unsur Forkopimda. Menurutnya, Cernival 2025 merupakan bukti nyata bagaimana digitalisasi dapat berjalan inklusif, menyentuh semua lapisan masyarakat, dari pelaku UMKM hingga wisatawan asing.

"Kesimpulannya, dari anak-anak hingga turis mancanegara, semua ikut andil dalam satu sistem pembayaran yang menyatukan. Yaitu QRIS," pungkas Rony.

Dengan semangat 'Satu Rupiah Jadi Aksi, Satu QRIS Jadi Solusi', Cernival 2025 menjadi panggung kolaboratif untuk mendorong transformasi digital yang menyenangkan, membumi, dan mencerdaskan.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: