Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

OJK Kepri Hadirkan Mobil Layanan di Cernival 2025, Layani Cek SLIK hingga Edukasi Keuangan
Oleh : Aldy Daeng
Sabtu | 26-07-2025 | 12:28 WIB
AR-BTD-5645-OJK-Kepri.jpg Honda-Batam
Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, saat meninjau langsung aktivitas layanan OJK dalam acara Cernival 2025 yang digelar Bank Indonesia (BI) Kepri di kawasan Harborbay Downtown, Batam, Jumat (25/7/2025). (Foto: Aldy Daeng/Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Batam - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau menghadirkan satu unit mobil layanan edukasi keuangan dalam rangkaian kegiatan Creative and Innovative Riau Island Carnival (Cernival) 2025 yang digelar Bank Indonesia (BI) Kepri di kawasan Harborbay Downtown, Batam, Jumat (25/7/2025).

Mobil ini menyediakan layanan langsung kepada masyarakat terkait informasi keuangan, termasuk pengaduan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan konsultasi soal pinjaman bermasalah.

Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, mengatakan partisipasi lembaganya dalam acara ini bertujuan memperluas akses edukasi keuangan sekaligus memfasilitasi masyarakat untuk lebih mengenal hak-hak mereka di sektor jasa keuangan.

"Kami mendukung penuh kegiatan Cernival yang digagas BI. Di sini kami hadirkan mobil edukasi OJK. Masyarakat yang hadir bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk cek data kreditnya di SLIK, menyampaikan pengaduan, hingga mengikuti edukasi keuangan dalam bentuk gim yang menyenangkan," ujar Sinar saat meninjau langsung aktivitas layanan OJK di lokasi acara.

Untuk dapat memeriksa data SLIK, masyarakat cukup membawa KTP dan mengisi formulir yang disediakan. Petugas akan membantu mengecek informasi riwayat kredit yang tercatat dalam sistem.

Sinar menjelaskan bahwa belakangan ini OJK menerima sejumlah pengaduan dari warga yang mengaku tidak pernah melakukan pinjaman, namun namanya tercatat memiliki utang di dalam sistem SLIK. Dugaan penyalahgunaan identitas menjadi perhatian serius OJK.

"Memang tidak banyak, tapi kasus seperti ini ada. Biasanya karena identitas pribadi dipakai tanpa izin, bisa jadi karena dipalsukan atau KTP-nya dipinjam pihak lain. Karena itu kami imbau masyarakat agar lebih bijak menjaga dan memperlakukan data pribadinya," tegas Sinar.

Dalam penanganannya, OJK juga melakukan koordinasi dengan perbankan untuk menelusuri lebih lanjut kasus-kasus semacam itu dan mencegah terjadinya penyalahgunaan data yang lebih luas.

Sinar menambahkan, SLIK adalah sistem informasi yang dikelola oleh OJK untuk mendukung pengawasan dan pelayanan informasi di sektor keuangan. Sistem ini bermanfaat dalam penilaian kelayakan kredit, manajemen risiko pembiayaan, hingga verifikasi kerja sama antar lembaga keuangan.

"Permintaan informasi debitur ke OJK dapat dilakukan secara luring maupun daring. Di mobil layanan ini, masyarakat cukup membawa KTP sebagai syarat awal," jelas Sinar.

Mobil layanan OJK ini akan berada di lokasi pameran hingga Minggu, 27 Juli 2025, bersamaan dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Cernival 2025. OJK berharap kehadiran mobil ini dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat literasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan, terutama di wilayah Kepulauan Riau.

Editor: Gokli