Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sempat Diprotes, Ruang Banggar Akhirnya Resmi Digunakan
Oleh : surya
Senin | 11-06-2012 | 15:51 WIB

JAKARTA, batamtoday - DPR RI meresmikan penggunaan ruang sidang Badan Anggaran (Banggar) baru yang perbaikannya menelan biaya Rp11,4 miliar. Peresmian dilakukan Sekretaris Jenderal Nining Indra Saleh, setelah sebelumnya mendapat protes dari publik.

"Hari ini resmi digunakan untuk rapat-rapat Banggar mulai persidangan III," kata Sekretaris Jenderal DPR RI Nining Indra Saleh di Jakarta, Senin (11/6/2012).

Menurut Nining, peresmian dan penggunaan ruang Banggar dilakukan setelah ada rekomendasi dari Badan Kehormatan DPR RI ke Sekretariat Jenderal DPR RI.

"Sudah didasarkan pada rekomendasi Badan Kehormatan ke Sekretariat Jenderal bahwa sebelum digunakan harus dilakukan pergantian komponen dari impor ke lokal dan kami telah melakukan," kata Nining.

Ia menyebutkan, penggantian komponen impor dengan komponen lokal sudah dilakukan pada 169 kursi di ruang Banggar.

Menurut dia, kursi impor yang semula harga satuannya sekitar Rp26 juta kini diganti dengan kursi buatan lokal yang harga satuannya Rp2,5 juta.

Sementara komponen yang belum diganti dan masih menggunakan produk impor adalah tiga layar LCD berukuran 3x4 meter persegi, karpet dan sistem suara.

Setelah penggantian sejumlah komponen impor, kata dia, biaya renovasi ruang Banggar yang semula Rp19,9 miliar berkurang menjadi Rp11,4 miliar. "Jadi yang dikembalikan ke negara dalam rangka penghematan adalah sebesar Rp8,533 miliar," kata Nining.

Pimpinan Banggar, Melchias Mekeng, mengatakan setelah peresmian ruang Banggar yang baru seluruh pembahasan anggaran tidak lagi dilakukan di hotel-hotel seperti sebelumnya.

"Semua akan kami bahas di ruangan ini dan di ruangan Banggar yang satu lagi. Pembahasan anggaran di komplek DPR akan menjadi efisien," kata Melchias.