Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Suryatati Terima Piagam Penghargaan Penerapan e-KTP Nasional
Oleh : Charles/Dodo
Jum'at | 01-06-2012 | 10:58 WIB

BATAM, batamtoday - Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan bersama dengan Kepala Dinas Catatan Sipil Kota Tanjungpinang menerima piagam penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi karena berhasil memenuhi target perekaman data base kependudukan dalam Sistim Informasi Administrasi kependudukan (SIAK), penerbitan NIK dan melakukan pengelolan data base kependudukan dalam pelaksanaan e-KTP, Hotel Planet Holiday Batam, Kamis (31/5/2012). 

Selain Suryatati, dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Bintan Ansar Ahmad serta Kepala Dinas Catatan Sipil Kabupaten Bintan Ismail, ketua DPRD Kota Tanjungpinang dan Bintan juga menerima piagam penghargaan atas keberhasilan daerah dalam menetapkan dan melaksanakan perekaman database kependudukan e-KTP yang dilaksanakan sejak September 2011 hingga April 2012. 

Dalam amanahnya, Gamawan Fauzi mengatakan sangat berterimakasih kepada seluruh petugas kelurahan, kecamatan serta masyarakat Kota Tanjungpinang dan Bintan yang sudah memenuhi pelaksanan perekaman data base kependudukan dengan sistim elektronik tersebut kendati dibarengi dengan berbagai kendala yang dihadapi. 

"Saya sangat berterimakasih kepada seluruh aparatur dan petugas perekaman e-KTP di Tanjungpinang dan Bintan, atas keberhasilan dan atensinya dalam melakukan perekaman data penduduk hingga target yang ditetapkan mencapai 82.186 orang dari target pusat sebanyak 84.417 orang atau 97,36 persen dari jumlah penduduk Bintan dan Tanjungpinang sebanyak 101.348 orang dari target pusat sebanyak 128.784 orang penduduk," kata Gamawan. 

Gamawan juga mengharapkan lima kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepri dengan sesegera mungkin dapat mengikuti dan melaksanakan perekaman data base kependudukan dalam mewujudkan pelaksanaan e-KTP bagi penduduk. 

"Tahap pertama program awal perekaman data base kependudukan pertama dilaksanakan di lima provinsi di Indonesia, mencakup Nangroe  Aceh Darussalam, Daerah Istimewa Yogyakarata, Sumatera Selatan, Bangka, dan Provinsi Kepri," katanya. 

Kepri sendiri, ditargetkan dapat melakukan perekaman data base kependudukan dalam pelaksanaan e-KTP hingga September 2012 mendatang sebanyak 6 ribu penduduk dalam awal pertama pelaksanaan penerapan e-KTP, hingga dari lima provinsi awal pertama penerapan e-KTP sebanyak 5,6 juta sampai penduduk yang wajib KTP dapat terlayani. 

"Oleh sebab itu, selain telah melaksanakan perekaman secara massal dalam program pelaksanaan pertama perekaman data base kependudukan ini, kita juga mengharapakan, pelaksanaan perekaman secara reguler tetap dilaksanakan. Sedangkan daerah lain, khususnya Kota Batam dapat segera melaksanakan dan menyelesaiakan pelaksanaan perekaman data penduduk ini," sebutnya. 

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo mengatakan, keberhasilan perekaman data base kependudukan di Bintan dan Tanjungpinang sebagai daerah pilot projek pelaksanaan e-KTP di Provinsi Kepri dilakukan dengan sistim jemput bola, dengan menyediakan sarana angkut baik, laut maupun darat hingga warga dapat datang ke lokasi perekaman di kecamatan. 

"Penerapan e-KTP di Provinsi Kepri juga mengalami berbagai masalah dan kendala, pada sejumlah daerah kabupaten/kota yang terpencar-pencar di sejumlah pulau, akibat belum tersedianya sarana pendukung serta listrik, kemampuan SDM yang belum maksimal, serta rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mempuanyai KTP. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah dalam mewujudkan pelaksanaan e-KTP," kata Soerya. 

Provinsi Kepri saat ini, memiliki jumlah penduduk 2.022.107 jiwa, dengan penyebaran penduduk yan tidak merata, dan dari 7 kabupaten/kota di Kepri jumlah penduduk khusunya terkonsentrasi di Batam dengan jumlah penduduk 1.137.322 jiwa atau 56 persen, Kabupaten Karimun 270.799 jiwa atau 13 persen, Tanjungpinang 230.441 jiwa atau 11 persen, Bintan 157,416 jiwa atau 7 persen, Lingga 101.586 jiwa atau 5 persen, Natuna sebanyak 79.118 jiwa atau 3 persen dan Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 45.425 jiwa atau 2 persen.

"Pelaksanaan pendetaan dan perekaman data base kependudukan ini, akan terus kami lakukan, hingga data kependudukan provinsi Kepri akurat dan benar, hingga pelaksanaan pembangunan di daerah berbasis pada penduduk," pungkas Soerya Respationo.