PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polsek Bintan Utara Bakal Panggil Manajemen PT BOF Lobam Terkait Laka Kerja
Oleh : Harjo
Sabtu | 28-03-2020 | 20:20 WIB
korban-bof.jpg honda-batam
Salah satu korban laka kerja di PT BOF Lobam yang masih dirawat instensif. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Polsek Bintan Utara bakal memanggil manajemen PT Bionesia Organic Foods (BOF) di Lobam akibat kecelakaan kerja yang sudah tiga kali terjadi.

"Kita akan panggil pihak manajemen BOF, terkait lakakerja yang sudah berulang kali terjadi di perusahaan pengolah kelapa tersebut," ujar Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur kepada BATAMTODAY.COM, di Tanjunguban, Sabtu (28/3/2020).

Dijelaskan, setelah dua kejadian karyawan mengalami cidera dan luka-luka karena mesin pengolah kelapa beberapa waktu silam, beberapa hari lalu kembali terjadi, di mana korban saat ini masih dalam perawatan di salah satu Rumah Sakit (RS) di Tanjungpinang.

"Korban masih dirawat di salah satu RS Tanjungpinang. Namun untuk lebih jelasnya, setelah pihak perusahaan diambil keterangan nantinya," terangnya.

Diberitakan sebumnya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri sudah tak bisa tutup mata lagi terhadap PT Bionesia Organic Foods (BOF) Lobam. Sebab, laka kerja yang dialami karyawan perusahaan itu kian sering terjadi.

Diduga, perusahaan itu tidak menerapkan standar safety sesuai ketentuan. Pasalnya, sudah ada tiga karyawan yang jadi korban.
"Belum lama dari kejadian laka kerja yang dialami Pak Ali (karyawan), Selasa kemarin, satu karyawan BOF, kembali mengalami laka kerja," ujar salah seorang karyawan BOF, yang meminta namanya tidak disebutkan, Kamis (26/3/2020).

Dijelaskan, laka kerja yang terjadi setelah karyawan bernama Ali tangannya masuk dalam mesin kelapa, kali ini salah satu karyawan mengalami insiden tertimpa timbangan milik perusahaan.

"Kejadian persis memang kami tidak menyaksikan langsung, tetapi tiba-tiba karyawan sudah ramai di tempat kejadian tersebut. Kita berharap, ini menjadi perhatian pemerintah dan pihak perusahaan mengingat laka kerja di BOF sudah berulang kali," harap karyawan yang juga sumber BATAMTODAY.COM.

Sementara itu, Wiwin Sunarti, HRF PT BOF Lobam yang coba dipertanyakan terkait kejadian laka kerja untuk yang ketiga kalinya ini memilih bungkam dan tidak menjawab komfirmasi dari BATAMTODAY.COM. Meski pesan melalui WA yang disampaikan dibaca yang bersangkutan.

Terkait kejadian laka kerja sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Bintan, Indra Hidayat menyampaikan sudah melaporkan kejadian kerja tersebut kepada Disnaker Kepri.

"Karena bagian pengawasan tenaga kerja ada di provinsi, makanya dengan adanya kejadian lakakerja sudah kita sampaikan kepada Disnaker Kepri," ujarnya belum lama ini.

Editor: Gokli