PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Lagi, Karyawan PT BOF Lobam Alami Laka Kerja, Manajemen Bungkam
Oleh : Harjo
Kamis | 26-03-2020 | 19:04 WIB
ali-BOF.jpg honda-batam
Ali, karyawan PT BOF Lobam yang menjadi korban laka kerja kedua di perusahaan kelapa itu. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri sudah tak bisa tutup mata lagi terhadap PT Bionesia Organic Foods (BOF) Lobam. Sebab, laka kerja yang dialami karyawan perusahaan itu kian sering terjadi.

Diduga, perusahaan itu tidak menerapkan standar safety sesuai ketentuan. Pasalnya, sudah ada tiga karyawan yang jadi korban.

"Belum lama dari kejadian laka kerja yang dialami Pak Ali (karyawan), Selasa kemarin, satu karyawan BOF, kembali mengalami laka kerja," ujar salah seorang karyawan BOF, yang meminta namanya tidak disebutkan, Kamis (26/3/2020).

Dijelaskan, laka kerja yang terjadi setelah karyawan bernama Ali tangannya masuk dalam mesin kelapa, kali ini salah satu karyawan mengalami insiden tertimpa timbangam milik perusahaan.

"Kejadian persis memang kami tidak menyaksikan langsung, tetapi tiba-tiba karyawan sudah ramai di tempat kejadian tersebut. Kita berharap, ini menjadi perhatian pemerintah dan pihak perusahaan mengingat laka kerja di BOF sudah berulang kali," harap karyawan yang juga sumber BATAMTODAY.COM.

Sementara itu, Wiwin Sunarti, HRF PT BOF Lobam yang coba dipertanyakan terkait kejadian laka kerja untuk yang ketiga kalinya ini memilih bungkam dan tidak menjawab komfirmasi dari BATAMTODAY.COM. Meski pesan melalui WA yang disampaikan dibaca yang bersangkutan.

Terkait kejadian laka kerja sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Bintan, Indra Hidayat menyampaikan sudah melaporkan kejadian kerja tersebut kepada Disnaker Kepri.

"Karena bagian pengawasan tenaga kerja ada di provinsi, makanya dengan adanya kejadian lakakerja sudah kita sampaikan kepada Disnaker Kepri," ujarnya belum lama ini.

Editor: Gokli