PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ini Nama Kawanan Rampok di Tanjungpinang yang Dihadiahi Timah Panas
Oleh : Syajarul Rusydy
Selasa | 12-11-2019 | 19:16 WIB
dor-kaki.jpg honda-batam
Dua dari empat perampok nasabah Bank di Tanjungpinang usai menjalani operasi ringan pasca dilumpuhkan dengan tima panas. (Foto: Syajarul Rusydy)

BATAMTODYAM.COM, Tanjungpinang - Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang berhasil meringkus empat kawanan perampok salah satu nasabah bank di Kota Tanjungpinang, Senin (11/11/2019).

Dari informasi yang berhasil dihimpun BATAMTODAY.COM, empat pelaku itu masing-masing bernama Rusdi, Teguh, Masrut dan Wahyuni alias Yudi. Keempatnya berhasil membawa lari uang kisaran ratusan juta rupiah (sebelumnya ditulis Rp 14 juta).

Korban sudah diintai sejak di salah satu bank daerah Tanjungpinang. Kemudian tiba di Km 7 Tanjungpinang, korban singgah di salah satu bengkel, untuk memperbaiki ban mobil yang bocor.

Ternyata momen ini dimanfaatkan pelaku untuk mengambil uang yang berada di dalam mobil korbna. Alhasil dua dari empat pelaku berhasil mengambil uang sejumlah Rp 215 juta yang disimpan di kantong pelastik, serta 70 juta berada di dalam tas korban.

Saat itu juga, korban langsung melapor ke pihak kepolisian. Akhirnya kurang dari 24 jam empat pelaku berhasil diringkus, dengan masing-masing dihadiahi timah panas di bagian kaki.

Diberitakan sebelumnya, empat pelaku perampokan yang beraksi di Km 7 Tanjungpinang, tekapar usai dihadiahi timah panas oleh jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang, Senin (11/11/2019).

Sebelumnya, keempat pelaku sempat kajar-kejaran dengan polisi, layaknya film laga. Kejar-kejaran polisi dengan keempat pelaku terhenti di Km 16 Gesek, Kecamatan Toapaya.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali mengatakan, keempatnya merupakan pelaku perampokan terhadap salah satu nasabah bank di Km 7 Tanjungpiang.

Hingga saat ini, belum diperoleh identitas keempat pelaku dan juga peran masing-masing. "Untuk lengkapnya nanti ya, menunggu hasil pemeriksaan dan penyidikan," kata Alie saat ditemui di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.

Editor: Gokli