PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Hanya Butuh Sehari, Tim Macan Barelang Ringkus Pelaku Jambret Seorang Ibu-ibu di Batuaji
Oleh : Romi Chandra
Sabtu | 24-08-2019 | 03:31 WIB
PELAKU-JAMBRET-IBU.jpg honda-batam
Salah satu pelaku jambret yang menyerang seorang ibu-ibu di batuaji berhasil diringkus Tim Macan Satreskrim Polresta Barelang. (Romi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Tim Macan Satreskrim Polresta Barelang Berhasil meringkus dua pelaku jambret yang beraksi menyerang seorang ibu-ibu karyawan PT Unisem di Batuaji. Kejadian ini juga sempat viral di media sosial.

Usai melakukan aksinya pada Kamis (22/8/2019) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB di depan gerbang Perumahan Genta Batuaji, pelaku hanya bisa bersantai selama satu hari. Sampai akhirnya diciduk tim yang dipimpin Kasubnit Buser, Ipda Hendar Giri, pada Sabtu (24/8/2019) dini hari.

Kedua pelaku, bernama Ongki Alexander Sirait (22) dan berinisial RNA, yang masih berusia 15 tahun atau di bawah umur.

Kedua pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. Berawal dari Ongki yang dibekuk di kawasan Batuaji sekitar pukul 00.30 WIB.

Tim terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menghadiahi dua timah panas pada kedua kaki Ongki. Sebab, saat ditangkap Ia berusaha melawan petugas agar bisa melarikan diri. Meski sudah diberikan tembakan peringatan, namun tetap tidak diindahkan.

Baca: Jambret Kembali Beraksi di Batuaji, Seorang Ibu-ibu Menjadi Korban

Setelah Ongki berhasil diringkus, dilakukan pengembangan dan didapatkan keterangan keberadaan rekannya, RNA di Kavling Lama. Tim langsung menuju kediaman dan berhasil diringkus tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan, saat dihubungi mengatakan, keberhasilan mengungkap kasus ini berkat kerja sama tim. Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Mapolresta Barelang untuk menjalai proses hukum lebih lanjut.

"Tim kita berhasil mengungkap kasus jambret yang dialami seorang ibu-ibu. Korban juga mengalami luka pada bagian kepala akibat kejadian tersebut," ujar Andri.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. "Kita masih interogasi dimana saja mereka pernah beraksi. Nanti akan kita informasikan lebih lanjut," pungkasnya.

Sebelumnya, Alap-alap jalan alias jambret kembali mengganas di Kecamatan Batuaji, kali ini menelan korban seorang ibu pekerja PT. Unisem, yang harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius di bagian kepala.

Korban mengatakan, ia dipukul oleh dua orang pria yang mengendarai satu unit sepeda motor di depan gerbang perumahan Genta II, Batuaji, Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

Dalam aksinya, dua pelaku jambret itu berhasil merampas tas berisikan ponsel, jam tangan dan baju ganti miliknya.
Saat kejadian itu, korban sedang berjalan kaki menuju jalan raya untuk mencari angkot karena hendak pergi bekerja ke PT. Unisem.

Dalam perjalanannya, saat melangkah ke luar gerbang perumahan, korban bernama Wulan Sari Mahargyani itu dipepet oleh dua pria misterius tadi.

Seketika kepalanya dihantam kayu langsung oleh pelaku. Akibat hantaman itu, korban tersungkur dan kepalanya terbentur ke tanah.

"Pas saya keluar rumah jam 6 pagi, 60 meter dari rumah saya ke luarkan HP, tas saya dirampas. Terus saya lawan saya teriak, saya dipukul dan saya tak sadar. Pak Tarigan pemilik warung di ujung rumah saya lah yang saya ingat menolong saya," ujar korban.

Editor: Gokli