PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Disebut Tutup Operasional

PUK FSMPI PT Unisem Minta Owner Perusahaan Turun Langsung Beri Penjelasan
Oleh : Hendra Mahyudi
Selasa | 16-07-2019 | 15:04 WIB
unisem-mogok1.jpg honda-batam
Karyawan PT Unisem Batam mogok kerja menuntut kejelasan pencairan pesangon, Senin (15/7/2019). (Foto: Nando Sirait)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pasca pemberitahuan sepihak dari manajemen perusahaan, bahwa PT Unisem akan tutup secara operasional pada September 2019 mendatang, membuat karyawan hingga saat ini cemas akan nasib dan juga masalah pasangon mereka.

Ketidakjelasan dari manajemen perusahaan di Batam, membuat karyawan PT Unisem mengadakan mogok kerja hingga manajemen perusahaan bisa memberikan kejelasan nasib dan pesangon mereka segera mungkin.

"Kita adakan mogok kerja hanya karena satu hal, yakni karena closing perusahaan pada tanggal 30 September itu hanyalah keputusan sepihak dari perusahaan, dan juga hingga sekarang bagaimana hak-hak pekerja itu tidak ada kejelasan sama sekali," ujar Rotiana br Ginting, Ketua DPC FSPMI yang juga Sekretaris PUK FSMPI PT Unisem, Selasa (16/7/2019).

Baginya, sejauh ini seperti apa skema yang ditawarkan oleh perusahaan perihal permasalah ini tidak jelas. Hampir sejauh ini tidak ada kejelasan resmi dari manajemen, sementara karyawan hanya diberitahu perusahaan akan tutup pada September 2019 melalui pemberitahuan yang fotocopy.

"Jadi kita mau berunding sama siapa? Tdak ada satu orangpun (manajemen di Batam) yang bisa diajak untuk bisa mengambil keputusan dan memberi kepastian hukum terhadap pekerja," ujarnya.

Hal ini yang mendasari kenapa ribuan karyawan PT. Unisem mengadakan mogok kerja, agar pihak perusahaan yang memiliki kepentingan dalam hal ini bisa tutun ke Batam dan bertemu mereka, mengambil keputusan bersama.

"Kami harap owner PT Unisem turun untuk bisa kami ajak berunding. Jadi kalau sejauh ini di luar perusahaan berseliweran berita, katanyalah kami telah menerima 1 miliar, atau katanya karyawan minta 4 miliar, itu semua hoax. Kami belum ada mengadakan perundingan dengan pihak pengusaha," paparnya.

Sejauh ini pihak manajemen PT Unisem di Batam telah ditemui oleh perwakilan karyawan PT. Unisem, bahkan Muspida juga telah bertemu dengan manajemen PT Unisem di Batam.

"Menjelaskan bahwasanya manajemen di Batam tidak mampu membiri keputusan, atau tidak diberi kewenangan menentukan keputusan. Itulah kenapa kita lakulan mogok kerja ini," pungkasnya.

Editor: Dardani