Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Simpatisan Mindo Tampubolon Gelar Demo di PN Batam
Oleh : Roni Ginting/Dodo
Kamis | 26-01-2012 | 10:39 WIB
demo-mindo.gif Honda-Batam

Pendukung Mindo Tampubolon menggelar aksi di depan PN Batam, sesaat sebelum persidangan terhadap mantan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Kepri itu digelar. (Foto: Roni/batamtoday).

BATAM, batamtoday - Sekelompok masyarakat yang tergabung Forum Masyarakat Batam Provinsi Kepri Simpatisan Mindo menggelar unjuk rasa di depan gedung Pengadilan Negeri Batam pada Kamis (26/1/2012) pukul 10.00 WIB. 

Pantauan batamtoday, sekitar 30 orang pengunjuk rasa berbaris di depan gedung PN Batam. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan agar dihentikan segala bentuk kezaliman dan fitnah terhadap Mindo Tampubolon. Meminta Kejati Kepri, Kejari Batam dan PN Batam bersifat seadil-adilnya, jujur dan profesional tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. 

Mereka juga meminta Mindo dibebaskan dari tuntutan hukum. Ujang dan Rosma segera dipindahkan penahanannya dari Polda ke Rutan Baloi sebagai tahanan Kejaksaan. 

"Kami masyarakat pencari keadilan merindukan kejujuran dan keadilan," ujar Edison Gultom dalam orasinya. 

Dalam surat pemberitahuan yang diterima oleh Pengadilan Negeri Batam tertulis bahwa Forum Simpatisan Mindo agar diikuti oleh 30 orang dengan tembusan Polresta Batam dan Polda Kepri. 

Aksi unjuk rasa tersebut sebagai bentuk solidaritas atas penegakan hukum di Indonesia, khususnya Batam. Guna menyampaikan aspirasi pendapat di depan unun sebagai bentuk solidaritas. Menyampaikan pendapat agar penegak hukum bersifat jujur dan profesional.

 

Adapun isi tuntutan para pendemo yakni meminta Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri agar jujur dan profesional dalam menangani kasus pembunuhan Putri Mega Umboh. Lalu meminta Kapolda mempergunakan naluri dan indra keenam agar jujur menanganinya.  

Tuntutan lainnya yakni meminta agar Ujang dan Rosma segera dipindahkan penahanan ke Rutan Baloi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Meminta agar membebaskan Mindo dari segala tuntutan hukum.  

Menanggapi aksi demo tersebut, pihak PN Batam mengatakan akan menerimanya dengan baik, dengan catatan tidak anarkis dalam menyampaikan aspirasinya.  

"Karena sudah ada izin ya kita menerima. Asal demonya damai dan tidak anarkis ya kita menerima," kata Panitera Muda Pidana PN Batam, Edi Sangapta.