Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

4 Gajah Mati Tertabrak KA di Sri Lanka
Oleh : Redaksi
Jum'at | 19-08-2016 | 11:50 WIB
anak-gajah-mati.jpg Honda-Batam

Anak gajah yang mati karena tertabrak kereta penumpang (Sumber foto: BBC)

BATAMTODAY.COM, Sri Lanka - Empat ekor gajah yang terdiri dari satu gajah dewasa dan tiga anaknya, tewas tertabrak kereta api penumpang, ketika hewan-hewan itu melintasi rel KA di kawasan hutan liar di Cheddikulam, sebelah utara ibu kota Kolombo, Sri Lanka.

Seperti diberitakan AFP , satu di antara keempat gajah itu bahkan terseret sejah 300 meter dari tempatnya tertabrak.

Terkait kasus ini, pemerintah setempat disebut bakal menaruh perhatian dengan mengerahkan petugas pelindung satwa liar, agar masinis terhindar dari insiden serupa.

"Kami juga akan mendiskusikan masalah-masalah ini dengan petugas rel kereta dan berencana memasang kamera untuk malam hari atau night vision," kata Direktur Departemen Satwa Liar, WSK Pathiratna.

Beberapa waktu belakangan terjadi sejumlah insiden fatal yang berkaitan dengan gajah di Sri Lanka.

Empat gajah, termasuk tiga anak gajah, terjatuh ke dalam sumur di Desa Cheddikulam.

Regu penyelamat mengeluarkan mereka, tetapi seekor anak gajah mati. Demikian berita yang dimuat di Sunday Times Sri Lanka.

Lalu, seekor anak gajah diselamatkan dari selokan, namun akhirnya tewas karena luka-luka, pada Juni lalu.

Gajah dianggap keramat di Sri Lanka dan dilindungi undang-undang. Namun, sekitar 200 gajah dibunuh oleh manusia tiap tahun.

Jumlah pembunuhan gajah itu termasuk yang dilakukan oleh petani yang tinggal di daerah suaka margasatwa.

Sementara, gajah-gajah juga membunuh rata-rata lebih dari 50 orang per tahun.

Tercatat, ada lebih dari 7.000 gajah di Sri Lanka, turun dari jumlah 12.000 pada tahun 1900.

Sumber: BBC
Editor: Udin