Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ternyata, KM Sabuk Nusantara belum Diperbaiki
Oleh : Habibie Khasim
Senin | 16-05-2016 | 18:09 WIB
Kepala-Operasi-PT-Pelni-Tanjungpinang,-Ismed.jpg Honda-Batam

Kepala Operasi PT Pelni Tanjungpinang, Ismed, mengatakan kepada mahasiswa Tambelan dan Kerukunan Keluarga Tambelan (KKT) bahwa sampai saat ini KM Sabuk Nusantara 30 dan 39 belum diperbaiki (Foto: Habibie Khasim)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Awalnya PT Pelni Cabang Tanjungpinang beralasan, Kapal Motor Sabuk Nusantara tidak bisa berlayar karena mengalami kerusakan dan akan segera diperbaiki. Kenyataannya, saat mahasiswa Tambelan dan Kerukunan Keluarga Tambelan (KKT) bertandang ke kantor PT Pelni di Km 5 atas, pihak perusahaan mengaku KM Sabuk Nusantara 30 dan 39 sejak Februari lalu belum disentuh, alias belum diperbaiki sampai sekarang.

"Kami sudah menyurati pemerintah pusat Februari 2016 kemarin, tapi sampai sekarang belum ada informasi dari pusat," kata Kepala Operasi PT Pelni Tanjungpinang, Ismed, Senin (16/5/2016).

Sampai saat ini KM Sabuk Nusantara 30 belum juga diperbaiki, sehingga pengguna transportasi laut ini belum juga dapat menikmatinya (Sumber foto: Tribunnews.com)

Parahnya, Pelni Tanjungpinang mengaku tidak mengetahui faktor penyebab terkendalanya perbaikan KM Sabuk Nusantara 30 dan 39 dari pemerintah pusat tersebut.

"Kerusakan yang paling fatal itu pada kipas di masing-masing kapal ini, sudah kami laporkan kepada Pelni Pusat, namun hingga sekarang belum ada tindak lanjut dari mereka," terang Ismed.

Menurutnya, pihak Pelni tidak bisa berbuat apa-apa jika menggunakan inisiatif sendiri untuk memperbaiki kapal tersebut. Alasannya, anggaran perbaikan kapal berada di Kementerian Perhubungan, termasuk hitungan total anggaran perbaikan kapal yang diakui Ismed, bukan wewenang Pelni.

Editor: Udin