Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BI Pastikan Melemahnya Rupiah Masih Sejalan dengan Fundamental Perekonomian Indonesia
Oleh : Redaksi
Selasa | 23-07-2013 | 20:33 WIB

JAKARTA, batamtoday - Nilai tukar rupiah pada Selasa (23/7/2013) diperdagangkan pada kisaran Rp10.120 - Rp10.265 dan ditutup pada Rp10.180/Rp10.220 per USD. Di samping karena penguatan USD, pelemahan nilai tukar Rupiah hari ini juga dipengaruhi oleh tingginya permintaan valas oleh nasabah korporasi/retail, termasuk untuk repatriasi dividen dan hasil investasi. 


Dibandingkan dengan posisi awal tahun 2013 (year to date), nilai tukar rupiah mengalami depresiasi sebesar 5,71 persen yang masih searah dengan depresiasi mata uang negara-negara lain di kawasan.

Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo menyatakan, dalam beberapa hari terakhir pergerakan rupiah mulai konvergen ke level keseimbangan baru yang mencerminkan kondisi fundamental perekonomian Indonesia. 

"Sepanjang hari ini pasar valuta asing semakin bergairah dengan mekanisme pasar yang bekerja dengan lebih baik,” kata Agus dalam rilis Bank Indonesia, Selasa (23/7/2013).

Sehubungan dengan hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia juga meminta agar masyarakat dan pelaku pasar tetap tenang seraya menekankan bahwa Bank Indonesia akan tetap melakukan pemantauan secara cermat dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai kondisi fundamental perekonomian dengan mekanisme pasar yang berjalan dengan baik. (*)

Editor: Dodo