Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bareskrim Polri Tangkap Buronan Kartel Narkoba Australia di Bandara Bali
Oleh : Redaksi
Sabtu | 13-06-2026 | 14:48 WIB
buron-narkoba1.jpg Honda-Batam
Bareskrim Polri menangkap buronan kasus narkotika asal Australia, Angelo Pandeli, saat hendak meninggalkan Indonesia menggunakan jet pribadi melalui Terminal Selatan VIP Bandara Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap buronan kasus narkotika asal Australia, Angelo Pandeli, saat hendak meninggalkan Indonesia menggunakan jet pribadi melalui Terminal Selatan VIP Bandara Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Penangkapan tersebut dilakukan dalam operasi gabungan antara Polri, Imigrasi, dan Bea Cukai pada Minggu (7/6/2026). Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari kerja sama internasional dalam upaya pemberantasan kejahatan narkotika lintas negara.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengatakan penangkapan Angelo Pandeli merupakan wujud komitmen aparat penegak hukum Indonesia dalam mendukung kolaborasi global melawan jaringan narkotika internasional.

Menurut Eko, keberadaan Angelo berhasil terdeteksi setelah Polri menerima informasi dari Australian Federal Police dan Drug Enforcement Administration. Informasi tersebut menyebutkan bahwa Angelo akan meninggalkan Bali menggunakan jet pribadi CAPA JET dengan nomor penerbangan N917CJ menuju Maputo, Mozambik.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan terorganisasi internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai lokasi transit maupun tempat pelarian," kata Eko dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan bahwa Angelo menggunakan identitas palsu atas nama George Anderson Mota Correia, warga negara Brasil. Namun, hasil verifikasi melalui jaringan kerja sama internasional menunjukkan identitas Angelo Pandeli sesuai dengan data dalam Interpol Blue Notice dengan tingkat kecocokan penuh.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan dan menemukan Angelo bersembunyi di dalam toilet pesawat ketika proses pemeriksaan berlangsung.

Selain mengamankan tersangka, aparat juga menyita sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, kartu identitas, kartu perbankan, paspor dengan beberapa identitas berbeda, kartu SIM, serta uang tunai senilai 600 dolar Amerika Serikat.

Eko menjelaskan, temuan berbagai dokumen perjalanan dan identitas berbeda tersebut menjadi bagian penting dalam penyelidikan yang masih terus dikembangkan.

Penyidik saat ini mendalami seluruh barang bukti yang ditemukan, termasuk perangkat komunikasi dan dokumen perjalanan yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan narkotika lintas negara.

Berdasarkan informasi dari aparat penegak hukum internasional, Angelo diduga memiliki peran penting dalam pengendalian pengiriman prekursor narkotika ke Australia. Ia juga disebut sebagai salah satu figur dalam jaringan kejahatan terorganisasi transnasional.

Selain itu, informasi intelijen menyebut Angelo diduga memiliki hubungan dengan kelompok motor terlarang Hells Angels dan diduga terlibat dalam sejumlah kasus penyelundupan narkotika skala besar ke Australia.

Polri menegaskan akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai negara dalam memburu pelaku kejahatan narkotika internasional. Menurut Eko, keberhasilan penangkapan ini menunjukkan pentingnya sinergi antarnegara dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta dan barang bukti yang telah diamankan guna mendukung proses penegakan hukum serta koordinasi lebih lanjut dengan otoritas Australia terkait status hukum Angelo Pandeli.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: