Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kerja Sama Konservasi Indonesia-Jepang Berlanjut, Surabaya Zoo Pinjamkan Komodo ke iZoo Shizuoka
Oleh : Redaksi
Senin | 08-06-2026 | 09:48 WIB
MoU-Komodo.jpg Honda-Batam
MoU bisnis antara Perusahaan Umum Daerah Kebun Binatang Surabaya dan iZoo Shizuoka, Jepang, dalam program peminjaman pengembangbiakan satwa serta kolaborasi perlindungan dan konservasi satwa liar. (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo menyambut positif penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bisnis antara Perusahaan Umum Daerah Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan iZoo Shizuoka, Jepang, dalam program peminjaman pengembangbiakan satwa serta kolaborasi perlindungan dan konservasi satwa liar.

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 29 April 2026 di Kebun Binatang Surabaya. Perumda KBS diwakili Direktur Keuangan dan SDM Moch Nahroni serta Direktur Operasional dan Umum Nurika Widyasanti. Sementara itu, iZoo Jepang diwakili Direktur iZoo Tsuyoshi Shirawa.

Penandatanganan MoU disaksikan Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Kementerian Kehutanan RI Ahmad Munawir dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Kerja sama bisnis ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antarpemerintah Indonesia dan Jepang terkait perlindungan serta konservasi satwa liar yang ditandatangani Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan Gubernur Prefektur Shizuoka Yasutomo Suzuki pada 28 Maret 2026 di Shizuoka, Jepang.

Atase Kehutanan KBRI Tokyo, Ima Yudin Rayaningtyas, menjelaskan bahwa melalui kerja sama tersebut Indonesia melalui KBS akan meminjamkan sepasang komodo (Varanus komodoensis) kepada iZoo Jepang guna mendukung program pengembangbiakan dan konservasi ex-situ.

Sebagai bagian dari kerja sama timbal balik, iZoo Jepang akan menyediakan sejumlah satwa untuk dikelola KBS, yakni Aldabra Giant Tortoise, Japanese Macaque, jerapah, dan panda merah. "KBRI Tokyo menilai kerja sama ini sebagai bentuk nyata diplomasi hijau Indonesia-Jepang sekaligus implementasi komitmen kedua negara dalam memperkuat perlindungan dan konservasi satwa liar. Komodo sebagai satwa kebanggaan Indonesia memiliki nilai ekologis dan simbolis yang penting serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat internasional terhadap kekayaan biodiversitas Indonesia," kata Ima, seperti dikutip laman Kemlu.

KBRI Tokyo menyebut pelaksanaan kerja sama tersebut menunjukkan perkembangan yang positif. Proses perizinan peminjaman komodo dari Indonesia ke Jepang saat ini masih berlangsung sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, otoritas Jepang telah menerbitkan sertifikat CITES untuk pengiriman empat ekor Aldabra Giant Tortoise ke Kebun Binatang Surabaya pada 19 Mei 2026. Tahapan berikutnya akan difokuskan pada pengaturan teknis pengiriman dengan memperhatikan aspek karantina, kesehatan, transportasi, dan kesejahteraan satwa.

KBRI Tokyo saat ini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait di Indonesia dan Jepang untuk memastikan seluruh tahapan implementasi berjalan sesuai ketentuan, termasuk perizinan, kesehatan satwa, kesejahteraan hewan, hingga transportasi.

Melalui kerja sama ini, KBRI Tokyo berharap upaya konservasi dapat dilaksanakan secara hati-hati, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

Editor: Gokli