Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kedatangan Jemaah Haji Gelombang Dua Disambut Petugas di Terminal Hijrah Madinah
Oleh : Saibansah
Minggu | 07-06-2026 | 19:08 WIB
IMG-20260607-WA0019_copy_470x250.jpg Honda-Batam
Kepala Sektor Terminal Hijrah, Divia Ardianto saat memberikan briefing persiapan penyambutan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Madinah hari ini, Minggu (7/6/2026). (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTODAY.COM, Madinah - Petugas haji yang bertugas di Terminal Hijrah, Madinah, menyatakan kesiapan mereka untuk menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah.

Kepala Sektor Terminal Hijrah, Divia Ardianto, mengatakan bahwa petugas akan dibagi ke dalam tiga tim yang masing-masing terdiri dari 9 hingga 11 orang. Setiap tim dipimpin petugas dari unsur Perlindungan Jemaah (Linjam) dan bertanggung jawab melakukan pendataan serta pemantauan pergerakan jemaah di setiap bus.

"Setiap tim bertugas mencatat seluruh pergerakan dan data nominatif jemaah yang berada di dalam bus," kata Divia usai apel pagi dan pengarahan internal di Madinah, Minggu (7/6/2026).

Menurut Divia, petugas dituntut memiliki kondisi fisik dan mental yang prima karena jam operasional berlangsung hingga dini hari. Selain itu, mereka juga harus bekerja di area terbuka dengan cuaca panas yang cukup ekstrem.

Ia menjelaskan, keberangkatan terakhir jemaah dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan pada pukul 17.00 waktu Arab Saudi (WAS). Dengan jadwal tersebut, para petugas harus tetap siaga hingga seluruh proses kedatangan dan pemeriksaan jemaah selesai.

Divia juga menyoroti perbedaan tugas petugas di Terminal Hijrah dibandingkan saat bertugas di Bir Ali. Jika di Bir Ali seluruh unsur pelayanan terlibat langsung dalam pembinaan dan pelayanan ibadah, maka di Terminal Hijrah fokus utama berada pada aspek perlindungan jemaah.

“Seluruh unsur tetap memiliki peran, tetapi Linjam memegang fungsi yang paling krusial karena fokus layanan di Terminal Hijrah adalah perlindungan jemaah. Apabila ada keluhan selama perjalanan, petugas Linjam akan menindaklanjutinya melalui jalur koordinasi yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, jam kerja petugas di Terminal Hijrah dapat mencapai 13 hingga 15 jam per hari. Durasi tersebut mengikuti jadwal pergerakan bus yang mulai berangkat dari Makkah sejak pukul 09.00 WAS hingga keberangkatan kloter terakhir pada sore hari.

"Proses pengecekan biasanya baru selesai sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 dini hari," kata Divia.

Dalam pelaksanaannya, jemaah haji diminta tetap berada di dalam bus saat berada di Terminal Hijrah. Petugas akan mendatangi setiap bus untuk melakukan verifikasi data dan memastikan jumlah jemaah sesuai dengan manifest yang tercantum.

Meski demikian, fasilitas pendukung tetap disiapkan bagi jemaah yang membutuhkan, termasuk akses toilet dan kursi roda untuk jemaah lanjut usia.

"Kami yang akan mendatangi bus untuk memastikan data dan jumlah jemaah sesuai. Namun, apabila ada jemaah yang perlu ke toilet atau membutuhkan bantuan khusus, fasilitas yang diperlukan telah tersedia," tutur Divia.

Editor: Dardani