Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Aktivitas Bongkar Muat Misterius di Pelsus Galangan Kapal Tanjunguncang Disorot Warga, Bea Cukai Diminta Turun Tangan
Oleh : Redaksi
Selasa | 19-05-2026 | 12:08 WIB
lundup-uncang.jpg Honda-Batam
Aktivitas bongkar muat mencurigakan di kawasan pelabuhan khusus salah satu galangan kapal di Tanjunguncang, Kecamatan Batu Aji, Batam. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Aktivitas bongkar muat mencurigakan di kawasan pelabuhan khusus salah satu galangan kapal di Tanjunguncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, menjadi sorotan warga. Kegiatan yang berlangsung hampir setiap malam itu diduga luput dari pengawasan aparat terkait, termasuk Bea Cukai Batam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sejumlah truk boks terlihat keluar masuk kawasan galangan kapal sebelum melakukan pembongkaran muatan ke kapal cepat pada malam hari.

Warga sekitar yang kerap menyaksikan aktivitas tersebut mengaku curiga karena proses bongkar muat dilakukan secara tertutup dan akses menuju lokasi dibatasi ketat oleh pihak keamanan perusahaan.

"Sempat mencoba melihat langsung ke dalam, tetapi dilarang satpam perusahaan. Mereka hanya membenarkan ada sekitar lima truk boks yang masuk hampir setiap malam untuk bongkar barang ke kapal cepat," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (19/5/2026).

Menurut sumber tersebut, sedikitnya terdapat dua kapal cepat yang digunakan untuk mengangkut barang-barang dari truk tersebut. Kapal itu disebut berlayar menuju wilayah Riau.

Informasi lain yang diperoleh menyebutkan truk-truk boks masuk ke kawasan galangan kapal tidak menentu, baik siang maupun malam hari. Namun aktivitas bongkar muat disebut lebih sering dilakukan saat malam.

"Masuknya truk boks tidak tentu, kadang siang, kadang malam. Tapi pembongkaran barang biasanya dilakukan malam hari," kata sumber lain.

Minimnya pengawasan aparat terhadap aktivitas tersebut memunculkan dugaan adanya praktik penyelundupan barang melalui jalur laut. Warga pun meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penyelidikan.

"Kami berharap polisi maupun Bea Cukai turun melakukan pemeriksaan. Warga curiga ini aktivitas penyelundupan," ujarnya.

Warga juga mengaku aktivitas mencurigakan tersebut sebenarnya sudah lama menjadi perhatian masyarakat sekitar. Bahkan, beberapa pihak yang mengaku wartawan disebut pernah mendatangi lokasi untuk menyoroti kegiatan itu. Namun hingga kini aktivitas bongkar muat masih terus berlangsung.

"Sempat ada juga beberapa orang mengaku wartawan yang menyoroti aktivitas ini, tapi kemudian redup dan kegiatan masih tetap berjalan," tambahnya.

Editor: Gokli