Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kepala Bakamla Resmikan Tiga Mako Zona Sekaligus, Perkuat Pengawasan Laut Nasional
Oleh : Aldy Daeng
Kamis | 23-04-2026 | 18:28 WIB
Bakamla.jpg Honda-Batam
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah meresmikan tiga kantor zona sekaligus di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia. (Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) meresmikan tiga kantor zona sekaligus di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia untuk memperkuat pengawasan laut nasional, Rabu (23/4/2026).

Peresmian dipimpin langsung Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah dan dipusatkan di Zona Bakamla Barat, Setokok, Batam, Kepulauan Riau. Peresmian ini juga dihadiri dari unsur forkopimda Batam dan Provinsi Kepri. Sementara peresmian Zona Tengah di Manado dan Zona Timur di Ambon dilakukan secara daring.

Zona Bakamla Barat di Batam dibangun di atas lahan hampir 169.000 meter persegi. Fasilitasnya tergolong lengkap, mulai dari dermaga, gedung komando, kantor syahbandar, pusat komando dan pengendalian (puskodal), hingga fasilitas pendukung seperti klinik, rumah dinas, dan rumah susun.

Adapun Zona Bakamla Tengah berlokasi di Minahasa, Sulawesi Utara dengan Gedung Mako John Lie, sementara Zona Timur berada di Maluku Tengah dengan Gedung Mako Martha Cristina Tiahahu.

Irvansyah menegaskan peresmian tiga zona ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah strategis negara memperkuat keamanan laut dari barat hingga timur.

"Peresmian tiga zona ini bukan sekadar pembangunan fisik. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut Indonesia," ujarnya.

Irvansyah menyebut keberadaan tiga zona tersebut diharapkan menjadi pusat layanan keamanan laut yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha maritim.

"Keberadaan tiga zona ini diharapkan menjadi pusat layanan keamanan laut yang dekat dengan masyarakat. Bakamla berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional dan responsif," tambahnya.

Usai peresmian, Irvansyah mengungkapkan pembangunan fasilitas ini berlangsung bertahap sejak 2023 hingga 2026 dengan total anggaran mencapai Rp533 miliar. "Kami bersyukur hari ini bisa meresmikan sekitar 12 gedung yang tersebar di tiga zona. Ini menjadi langkah besar memperkuat kehadiran Bakamla di seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Ia menegaskan Mako Zona Barat di Batam menjadi yang terbesar dibanding zona lainnya. Fasilitasnya mencakup kantor markas zona, puskodal, hingga rumah susun bagi personel.

"Khusus di Batam ini menjadi yang terbesar. Bahkan dibandingkan Mabes kami saat ini, fasilitas di sini jauh lebih lengkap, termasuk puskodalnya," ungkapnya.

Irvansyah juga menyoroti dukungan pemerintah daerah yang telah menghibahkan lahan sekitar 16–17 hektare di Batam untuk pembangunan tersebut. "Lahan ini sangat strategis dan diharapkan tidak hanya mendukung tugas Bakamla, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," pungkasnya.

Editor: Yudha