Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Presiden Prabowo Terima Medali kehormatan dari Komandan Operasi Khusus AS
Oleh : Redaksi
Selasa | 05-08-2025 | 10:48 WIB
medali-US.jpg Honda-Batam
Presiden Prabowo Subianto, saat menerima medali kehormatan USSOCOM dari Komandan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat (U.S. Special Operations Command/USSOCOM), Jenderal Bryan Fenton, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/8/2025). (BPMI Setpres)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan resmi Komandan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat (U.S. Special Operations Command/USSOCOM), Jenderal Bryan Fenton, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/8/2025).

Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya di sektor pertahanan dan keamanan kawasan.

Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Presiden dalam suasana akrab dan hangat.

Jenderal Bryan Fenton menyampaikan apresiasinya atas hubungan strategis yang telah lama terjalin antara militer kedua negara. "Saya merasa terhormat dapat mengunjungi Indonesia mewakili 70.000 pria dan wanita di Komando Operasi Khusus Amerika Serikat," ujar Jenderal Fenton.

"Kami menghargai hubungan yang erat dengan militer Indonesia sebagai mitra penting untuk memastikan stabilitas di kawasan ini," tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Jenderal Fenton juga menganugerahkan medali kehormatan USSOCOM kepada Presiden Prabowo. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peran aktif Presiden Prabowo dalam mendorong langkah-langkah keamanan yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap stabilitas kawasan dan upaya global melawan ancaman keamanan yang berkembang.

Penguatan kerja sama militer antara Indonesia dan Amerika Serikat menjadi sinyal penting dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik, sekaligus mencerminkan peran strategis Indonesia dalam percaturan geopolitik global.

Editor: Gokli