Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pemko Tanjungpinang Siap Dukung Pelaksanaan Skrining Kesehatan Digital BPJS
Oleh : Devi Handiani
Jum\'at | 01-08-2025 | 19:48 WIB
JKN-KIS1.jpg Honda-Batam
Program Skrining Riwayat Kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menerima kunjungan perwakilan BPJS Kesehatan di ruang pertemuan Bappelitbang, Jumat (1/8/2025).

Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan dan sosialisasi program Skrining Riwayat Kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan, A. Marisah Hijriyyah Lestari, menjelaskan skrining bertujuan mendeteksi dini risiko penyakit kronis. Prosesnya dapat dilakukan secara mandiri melalui kanal digital yang telah disiapkan BPJS.

"Peserta dapat melakukan skrining melalui website webskrining.bpjs-kesehatan.go.id, aplikasi Mobile JKN, maupun layanan PANDAWA," ujarnya.

Skrining ditujukan untuk peserta berusia 15 tahun ke atas dan dianjurkan dilakukan setahun sekali. Peserta cukup menjawab sejumlah pertanyaan seputar kebiasaan hidup dan kondisi kesehatan. Hasilnya akan menunjukkan tingkat risiko, yang selanjutnya dapat menjadi dasar untuk pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Sekda Zulhidayat menyambut baik program tersebut dan menyatakan dukungan terhadap pelaksanaannya di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

"Kami akan mendorong seluruh ASN untuk mengikuti skrining ini. Langkah sederhana tapi penting untuk mendeteksi risiko penyakit sejak awal," kata Zulhidayat.

Ia juga mengundang BPJS Kesehatan berpartisipasi dalam kegiatan gerak jalan HUT ke-80 RI yang akan digelar pekan ketiga Agustus.

"Nanti akan banyak masyarakat yang hadir. Ini bisa menjadi kesempatan yang baik untuk menyosialisasikan langsung sistem skrining tersebut di lokasi kegiatan," tambahnya.

Dengan kemudahan akses dan pendekatan langsung ke masyarakat, program ini diharapkan meningkatkan literasi kesehatan sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif dalam layanan JKN-KIS.

Editor: Yudha