Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Telkom Percepat Pemulihan Jaringan Pascagangguan Kabel Laut di Pulau Burung
Oleh : Irwan Hirzal
Kamis | 31-07-2025 | 14:28 WIB
telkom-riau.jpg Honda-Batam
Tim teknis sedang melakukan pengukuran dengan OTDR dari Site Pulau Burung ke arah Tanjung Batu, untuk identifikasi titik gangguan. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Pekanbaru - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tengah mempercepat proses pemulihan jaringan usai terjadinya gangguan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Inter Island di ruas Tanjung Batu-Pulau Burung, Selasa (29/7/2025) pukul 10.40 WIB.

Gangguan yang terjadi pada kedalaman laut 8 hingga 10 meter dan berjarak sekitar 6,7 kilometer dari Beach Manhole (BMH) Pulau Burung itu berdampak pada penurunan kualitas layanan TelkomGroup di wilayah tersebut.

General Manager Witel Riau, Susila Shane Sihombing, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang dirasakan pelanggan, sekaligus memastikan bahwa upaya pemulihan tengah berlangsung secara intensif.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan di wilayah Pulau Burung. Saat ini, tim teknis TelkomGroup tengah berupaya secara maksimal untuk mempercepat pemulihan layanan. Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan dan memastikan konektivitas pelanggan tetap terjaga," ujar Susila dalam keterangan resminya, Kamis (31/7/2025).

Sebagai langkah sementara, TelkomGroup telah melakukan pengalihan jalur layanan menggunakan teknologi radio microwave. Meski kapasitasnya terbatas, solusi ini diharapkan tetap dapat menjaga akses layanan bagi pelanggan.

Dalam tahapan awal, penyambungan kabel akan dilakukan secara temporer dan ditargetkan rampung pada 8 Agustus 2025. Sementara itu, penyambungan permanen direncanakan selesai pada akhir Agustus 2025.

"Kami berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan ini seoptimal mungkin dan akan terus memberikan informasi secara berkala. Terima kasih atas kepercayaan pelanggan terhadap TelkomGroup. Kami juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh proses berjalan lancar," tutup Susila.

Editor: Gokli