Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kongres Persatuan PWI 2025 Digelar di Kantor BPPTIK Komdigi Cikarang, Bekasi
Oleh : Irawan
Rabu | 30-07-2025 | 15:08 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Kongres Persatuan PWI 2025 memastikan bahwa Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) akan menjadi tempat penyelenggaraan kongres tersebut.

Diketahui, PWI terpecah menjadi dua, antara PWI kubu Hendry Ch Bangun dan PWI kubu Zulkifli Sakedang.

"Kongres Persatuan PWI tetap akan digelar pada 29 dan 30 Agustus 2025," ujar Ketua OC Kongres Persatuan PWI 2025, Marthen Selamet Susanto, Rabu (30/7/2025).

"Sebenarnya ada beberapa alternatif tempat kongres, dan semua sudah kami tinjau juga. Termasuk BPPTIK di Cikarang, Bekasi, salah satu tempat diklat milik Komdigi itu," ucap M.Selamet Susanto.

"Hari ini resmi kami putuskan Kongres Persatuan PWI 2025 diselenggarakan di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Bekasi," tegas Marthen seusai rapat OC di Hall Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta.

Marthen menegaskan kesiapan OC untuk menyelenggarakan Kongres Persatuan PWI 2025 dengan baik, lancar, aman dan nyaman.

"Kita wajib menggelar Kongres Persatuan PWI 2025 ini sebaik-baiknya," kata Marthen, yang juga ketua pelaksana Kongres PWI 2023 di Bandung, Jabar.

Pernyataan senada dikemukakan Wakil Ketua OC, Raja Parlindungan Pane. Raja Pane optimistis Kongres Persatuan PWI 2025 akan terselenggara sesuai harapan.

Kongres Persatuan PWI 2025 merupakan forum penting, menandai rekonsiliasi dan penyatuan kembali seluruh elemen di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), organisasi wartawan tertua dan terbesar di tanah air.

Melalui momentum ini, PWI diharapkan kembali solid dan mampu menjalankan peran strategisnya sebagai organisasi profesi sekaligus mitra demokrasi.

Menuju pelaksanaan Kongres Persatuan PWI 2025 panitia kongres telah melakukan audiensi dan komunikasi intensif dengan berbagai institusi negara untuk memperkuat dukungan terhadap agenda persatuan ini.

Yakni Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wamen Komdigi Nezar Patria, Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho.

Terkait dengan kepastian gelaran Kongres Persatuan PWI 2025 digelar di BPPTIK Komdigi, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sekretaris OC Kongres Persatuan PWI 2025, Tubagus Adhi menjelaskan jika panitia akan segera melakukan audiensi ke Gubernur Jabar Deddy Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Dengan lokasi yang telah ditetapkan, panitia menegaskan bahwa seluruh persiapan teknis dan logistik akan terus dimatangkan agar pelaksanaan kongres berjalan lancar, aman, dan inklusif.

"Kemarin saya diminta menjadi pembicara di forum yang mulia ini untuk membahas isu-isu krusial terkait RUU Kepariwisataan. Saya sebenarnya lebih senang bisa hadir langsung, karena ini bukan pertama kali saya diundang sebagai narasumber," ujar Saleh.

Saleh menjelaskan, RUU Kepariwisataan sejatinya telah dibahas pada periode lalu oleh Komisi X DPR. Namun, proses pembahasan tidak tuntas karena keterbatasan waktu.

"Pasal-pasalnya sebenarnya sudah hampir selesai, tetapi periode lalu keburu berakhir. Maka, pada awal periode ini, RUU tersebut kembali diusulkan untuk dilanjutkan pembahasannya," jelasnya.

Menurut Saleh, pembahasan yang dilakukan saat ini akan tetap memperhatikan hasil kerja periode sebelumnya. Komisi VII juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi.

"Kami mengundang berbagai komponen masyarakat yang memang concern terhadap isu kepariwisataan. Panja RUU Kepariwisataan akan menampung setiap masukan agar undang-undang ini bisa lebih sempurna," tegasnya.

Saleh berharap masyarakat dapat memanfaatkan forum yang ada untuk menyampaikan pendapat"

"Kalau ada hal-hal yang ingin ditambahkan, kami dengan senang hati akan menampungnya," ujarnya.

Editor: Surya