Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemlu Siapkan Festival Film Dunia Islam, Angkat Nilai Perdamaian Lewat Sinema
Oleh : Redaksi
Rabu | 30-07-2025 | 11:28 WIB
FFIDI-2025.jpg Honda-Batam
Festival Film Indonesia dan Dunia Islam (FFIDI) 2025. (Foto: Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia akan menggelar Festival Film Indonesia dan Dunia Islam (FFIDI) 2025 pada triwulan IV mendatang. Ajang ini menjadi sarana diplomasi budaya melalui karya sinema, dengan melibatkan film-film pilihan dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), bekerja sama dengan Kedutaan Besar negara-negara OKI di Jakarta.

FFIDI menjadi wadah untuk mempromosikan nilai-nilai Islam yang moderat, damai, dan inklusif melalui medium film. Tema utama yang diusung adalah 'Stories of Peace'," ujar Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati, dalam keterangan tertulis, Selasa (29/7/2025).

Sebelumnya, Kemlu telah mengadakan briefing kepada perwakilan Kedutaan Besar negara-negara anggota OKI pada 22 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemlu Jakarta Selatan ini bertujuan menggalang partisipasi negara-negara sahabat dalam festival tersebut.

Ani menegaskan, FFIDI merupakan bentuk nyata kontribusi Indonesia sebagai anggota aktif OKI dalam memperkuat hubungan antarbangsa melalui diplomasi budaya.

"Melalui festival ini, Indonesia ingin menunjukkan keragaman praktik baik di dunia Islam sekaligus mempererat tali persahabatan antarnegara melalui sinema," katanya.

Senada dengan itu, perwakilan Direktorat Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang, Rachmadea Aisyah, menjelaskan bahwa penyelenggaraan FFIDI selaras dengan komitmen internasional yang telah disepakati dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-51 OKI di Istanbul, Turkiye, pada Juni 2025 lalu.

"Resolusi Nomor 11/51-C yang diadopsi dalam KTM OKI mendorong kerja sama kebudayaan, termasuk produksi film, guna melestarikan sejarah dunia Islam dan mempromosikan nilai perdamaian, toleransi, serta harmoni antarumat," ungkap Rachmadea.

FFIDI akan menghadirkan pemutaran film serta diskusi yang melibatkan sineas dan pelaku industri perfilman dari negara-negara anggota OKI. Festival ini direncanakan berlangsung di lima lokasi berbeda di Jakarta.

Dengan mengangkat narasi perdamaian dan toleransi dalam dunia Islam, FFIDI diharapkan menjadi jembatan diplomasi kreatif Indonesia yang memperkuat solidaritas umat Muslim sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur melalui karya seni yang universal.

Editor: Gokli