Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Hari Ini, Suhu Panas Tembus 36 Derajat Celcius
Oleh : Redaksi
Minggu | 27-07-2025 | 11:08 WIB
2707_peringatan-bmkg_9548488.jpg Honda-Batam
Ilustrasi (Foto: istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat terhadap suhu panas maksimum yang mencapai lebih dari 34 derajat celsius di sejumlah daerah pada Minggu (27/7/2025).

Menurut prakirawati BMKG Zen Putri, suhu ekstrem ini diprediksi melanda Surabaya dan sekitarnya dengan puncaknya sekitar pukul 12.00 WIB.

Pada saat bersamaan, Semarang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Serang, Palembang, dan Jakarta juga mencatat suhu lebih dari 33 derajat.

Lebih ekstrem lagi, suhu tembus 36 derajat Celcius tercatat di wilayah Tanjung Selor (Kalimantan Utara), Palu (Sulawesi Tengah), Berau (Kalimantan Timur), dan Deli Serdang (Sumatera Utara).

BMKG menyebut fenomena ini disebabkan oleh minimnya tutupan awan, peralihan ke musim kemarau, dan pergerakan semu matahari yang saat ini berada di atas khatulistiwa.

Meski panas menyengat, kondisi ini masih dikategorikan normal dan tidak berdampak langsung terhadap perubahan musim.

BMKG mengimbau masyarakat, mengonsumsi air cukup agar terhindar dari dehidrasi, menggunakan pelindung tubuh, seperti topi, payung, kacamata hitam, dan tabir surya, menghindari pembakaran lahan atau sampah terbuka, dan pemerintah daerah diminta melakukan penyiraman darat untuk mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan.

Sebab, BMKG mendeteksi 54 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Kalimantan pada Kamis, 24 Juli 2025 pukul 00.20 WIB.

Temuan tersebut menjadi yang terbanyak secara nasional dalam kategori merah, yang menandakan potensi kuat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain Kalimantan, BMKG mencatat delapan titik panas di wilayah Sumatera. Sedangkan wilayah lain seperti Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Papua, dan Maluku tidak terdeteksi hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Namun pada pemantauan terbaru, Sabtu, 26 Juli 2025, BMKG menyatakan tidak ada titik panas kategori tinggi yang terdeteksi di seluruh wilayah Indonesia.

Kondisi ini menunjukkan penurunan signifikan aktivitas panas dalam kurun waktu dua hari terakhir.

"Meski tren menurun, masyarakat tetap kami imbau waspada terhadap potensi karhutla, terutama di wilayah yang memasuki puncak musim kemarau," kata Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto.

Guswanto melanjutkan, BMKG terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan hotspot melalui citra satelit serta bekerja sama dengan BNPB dan KLHK dalam pengendalian dini kebakaran hutan dan lahan.

Untuk informasi terbaru, masyarakat disarankan mengakses aplikasi atau media sosial resmi infoBMKG, atau menghubungi kantor BMKG terdekat.

Editor: Surya