Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indosat Gandeng Nokia Implementasi AI untuk Tekan Emisi dan Efisiensi Energi Jaringan
Oleh : Aldy Daeng
Rabu | 09-07-2025 | 08:08 WIB
Nokia-Indosat.jpg Honda-Batam
Indosat gandeng Nokia implementasi AI untuk tekan emisi dan efisiensi energi jaringan di Indonesia. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus melangkah dalam transformasi digital berkelanjutan dengan mengadopsi teknologi Nokia Energy Efficiency guna menekan konsumsi energi sekaligus mengurangi emisi karbon di seluruh jaringan radio access network (RAN) miliknya di Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan visi Indosat menjadi perusahaan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI TechCo) yang berkomitmen pada keberlanjutan lingkungan.

Nokia Energy Efficiency, yang merupakan bagian dari Autonomous Networks besutan Nokia, memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) dan algoritma pembelajaran mesin (machine learning) untuk menganalisis pergerakan data secara langsung. Teknologi ini memungkinkan Indosat mengelola jaringan lebih efisien dan ramah lingkungan. Salah satu fitur unggulannya, yaitu intelligent thermal management, membantu menekan konsumsi energi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Solusi ini hadir dalam model layanan Software-as-a-Service (SaaS), sehingga dapat mengurangi biaya investasi infrastruktur dan mempermudah operasional jaringan. Selain itu, teknologi ini mampu diterapkan pada berbagai perangkat jaringan, sehingga membantu mengurangi biaya operasional dan jejak karbon tanpa mengorbankan kualitas layanan. Implementasinya pun terbilang cepat, yakni hanya dalam hitungan minggu.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengungkapkan, meningkatnya kebutuhan layanan data mendorong Indosat untuk mengelola sumber daya secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

"Kolaborasi ini mencerminkan komitmen Indosat terhadap keberlanjutan dan inovasi, dengan memanfaatkan AI yang tidak hanya meningkatkan kinerja jaringan, tetapi juga menekan emisi dan penggunaan energi secara menyeluruh," ujar Desmond, Senin (7/7/2025).

Indosat juga mencatatkan prestasi sebagai operator pertama di Asia Tenggara yang memperoleh sertifikasi ISO 50001 dalam manajemen energi, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap efisiensi energi dan pengurangan dampak lingkungan. Kerja sama dengan Nokia ini melanjutkan keberhasilan sebelumnya, di mana solusi berbasis AI telah terbukti mampu menurunkan konsumsi energi pada jaringan Indosat. Kini, solusi Nokia Energy Efficiency diterapkan di jaringan RAN yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, serta Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Vice President for Cloud and Network Services APAC Nokia, Henrique Vale, menyatakan kebanggaannya dapat mendukung langkah Indosat dalam menciptakan operasional jaringan yang berkelanjutan. "Solusi Nokia Energy Efficiency mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam menghadirkan inovasi yang membantu mitra seperti Indosat mengoptimalkan efisiensi energi tanpa mengurangi performa jaringan," kata Henrique.

Sebagai bagian dari Autonomous Networks Fabric, teknologi Autonomous Networks Nokia menggunakan Agentic AI untuk memantau, menganalisis, dan mengelola jaringan secara waktu nyata (real-time). Dengan analitik canggih dan sistem keamanan berlapis, teknologi ini memungkinkan operator mempercepat respons jaringan, meningkatkan keandalan layanan, dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Teknologi Autonomous Networks Fabric juga mampu beradaptasi pada berbagai perangkat jaringan, memastikan semua sistem berjalan optimal secara otomatis, sekaligus mendukung keberlanjutan industri telekomunikasi ke depan.

Editor: Gokli