Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Perkuat Peran Ibu dalam Stabilitas Ekonomi Keluarga

OJK Gandeng KOWANI Tingkatkan Literasi Keuangan Perempuan
Oleh : Aldy Daeng
Jum\'at | 04-07-2025 | 09:08 WIB
OJK-KOWANI.jpg Honda-Batam
OJK bekerja sama dengan KOWANI menggelar Training of Trainers (ToT) Program OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI), dilaksanakan secara hybrid di Kantor OJK, Jakarta, Rabu (2/7/2025). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat, terutama kalangan perempuan dan ibu rumah tangga yang menjadi sasaran prioritas dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021-2025.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, OJK bekerja sama dengan Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar Training of Trainers (ToT) Program OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) bagi anggota KOWANI.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid di Kantor OJK, Jakarta, Rabu (2/7/2025), diikuti oleh 1.100 peserta yang terdiri dari 100 peserta hadir langsung dan 1.000 peserta secara daring.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebutkan peran ibu dalam keluarga menjadi kunci untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus menciptakan masa depan yang lebih sejahtera.

"Ibu-ibu anggota KOWANI sekalian adalah agen perubahan dan agen pembangunan yang menjadi motor penggerak di tengah masyarakat. Kami berharap ibu-ibu dapat memberikan edukasi dan menyampaikan informasi seputar jasa keuangan kepada lingkungan sekitarnya," ujar Friderica.

Friderica menambahkan, pelatihan ini bertujuan membekali para perempuan dengan keterampilan literasi keuangan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari. "Ilmu yang diperoleh di sini tidak boleh hanya disimpan sendiri. Ibu-ibu diharapkan menjadi pelatih, penyebar manfaat, dan penerus pengetahuan bagi anak-anak serta untuk kepentingan diri sendiri," jelas Friderica.

Pelatihan tersebut turut dihadiri Ketua Umum KOWANI, Nanny Hadi Tjahjanto, beserta jajaran pimpinan KOWANI dan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI).

Nanny menyampaikan apresiasinya kepada OJK atas inisiatif penyelenggaraan edukasi keuangan bagi anggota KOWANI, yang sekaligus menjadikan mereka sebagai Duta Literasi Keuangan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

"Menjadi agen literasi keuangan adalah wujud kepedulian sosial yang strategis di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan domestik. Perempuan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, mengantisipasi krisis keuangan, serta menanamkan budaya hemat, tanggung jawab, dan perencanaan masa depan," ujar Nanny.

Menurut Nanny, kegiatan ToT ini tidak hanya memperkuat kapasitas pribadi para peserta, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian sosial. "Ilmu yang disampaikan dalam pelatihan ini menjadi bekal untuk menebar manfaat dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas," tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi seputar pengenalan OJK, kewaspadaan terhadap pinjaman daring ilegal, pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga, serta pengetahuan mengenai produk dan layanan jasa keuangan seperti reksa dana.

Editor: Gokli