Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Pavilion Resmi Dibuka di MAFBEX 2025, Dorong Ekspor UMKM ke Pasar Filipina
Oleh : Redaksi
Kamis | 12-06-2025 | 11:28 WIB
MAFBEX-2025.jpg Honda-Batam
Pembukaan Indonesia Pavilion di ajang Manila Food and Beverages Expo (MAFBEX) 2025 pada Selasa, 11 Juni 2025. (Foto: Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia secara resmi membuka Indonesia Pavilion di ajang Manila Food and Beverages Expo (MAFBEX) 2025 pada Selasa, 11 Juni 2025.

Pameran ini menjadi panggung strategis bagi Indonesia untuk memperkenalkan produk makanan dan minuman unggulan, sekaligus memperluas jangkauan ekspor, khususnya dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke pasar Filipina.

Peresmian paviliun dilakukan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina, Agus Widjojo, didampingi Kepala Kanselerai KBRI Manila, Atase Perdagangan, serta perwakilan Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) dan sejumlah pelaku usaha Indonesia.

"Partisipasi Indonesia dalam MAFBEX 2025 merupakan upaya konkret untuk memperkuat hubungan dagang dan menjajaki peluang kemitraan bisnis baru di sektor makanan dan minuman olahan," ujar Dubes Agus Widjojo dalam sambutannya, demikian dikutip laman Kemlu.

Indonesia Pavilion berlokasi di World Trade Center (WTC) Manila, tepatnya di East Wing A, Booth ET1-6, dan menampilkan 10 perusahaan Indonesia yang terdiri atas korporasi besar dan UMKM. Mereka membawa berbagai produk inovatif dengan cita rasa khas nusantara yang dirancang untuk menjawab tren makanan sehat yang sedang tumbuh di Filipina.

Dengan mengusung tema 'The Best Coffee and Healthy Food of Indonesia', stan Indonesia menampilkan beragam produk unggulan, termasuk kopi, teh, cokelat, biskuit sehat, camilan berbasis sorgum, tepung, beras, dan pati. Sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia, Indonesia memanfaatkan momentum konsumsi kopi yang tinggi di Filipina untuk memperkenalkan kualitas dan keunikan kopi nusantara kepada pasar regional.

Menurut perwakilan GAPMMI, partisipasi dalam pameran ini juga mencerminkan respons terhadap permintaan pasar global, khususnya di Asia Tenggara, akan produk pangan yang sehat dan berkelanjutan.

"Permintaan akan produk sehat di Filipina terus meningkat, seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakatnya. Ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha makanan dan minuman Indonesia untuk memperluas ekspor," jelas Ketua Komite Kerja Sama Luar Negeri GAPMMI.

Data perdagangan menunjukkan, ekspor makanan dan minuman olahan Indonesia ke Filipina mengalami pertumbuhan yang stabil, bahkan kini menjadi kategori ekspor terbesar ketiga dari Indonesia ke negara tersebut.

Penyelenggaraan Indonesia Pavilion di MAFBEX 2025 merupakan kolaborasi antara Kementerian Perdagangan, GAPMMI, dan Atase Perdagangan KBRI Manila. Kehadiran paviliun ini tidak hanya bertujuan mempromosikan produk dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok makanan dan minuman kawasan.

"Kami harap pameran ini menjadi titik awal lahirnya lebih banyak kemitraan antara pelaku usaha Indonesia dan Filipina, khususnya dalam memperluas pasar UMKM," pungkas perwakilan Atase Perdagangan KBRI Manila.

Dengan berpartisipasi aktif dalam MAFBEX, Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas jangkauan dagangnya, sekaligus menegaskan pentingnya diplomasi ekonomi dalam mendorong pertumbuhan UMKM nasional di pasar internasional.

Editor: Gokli