Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

ACMI dan Continuum Kembangkan Teknologi Pencetakan 3D Logam Berkelanjutan di Indonesia
Oleh : Redaksi/Alex
Senin | 02-06-2025 | 11:28 WIB
ACMI-Continuum.jpg Honda-Batam
Kerja sama antara PT ACMI dan perusahaan asal Amerika Serikat, Continuum, mengambil langkah strategis dalam industri manufaktur berkelanjutan. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia mengambil langkah strategis dalam industri manufaktur berkelanjutan melalui kerja sama antara PT Anugrah Cipta Mould Indonesia (ACMI) dan perusahaan asal Amerika Serikat, Continuum, yang dikenal sebagai pelopor dalam produksi bubuk logam ramah lingkungan.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat ekosistem pencetakan 3D logam berkelanjutan di Tanah Air.

Aliansi ini difokuskan pada pengenalan serbuk logam paduan ramah lingkungan (Eco-friendly alloy powders) ke dalam sistem manufaktur aditif nasional, khususnya pencetakan 3D logam, guna mendukung berbagai sektor industri seperti otomotif, dirgantara, energi, perangkat medis, hingga elektronik konsumen.

"Indonesia tengah berkembang menjadi pusat manufaktur kawasan. Kemitraan dengan ACMI membuka peluang besar untuk menggabungkan keberlanjutan dengan teknologi mutakhir di salah satu pasar paling dinamis di dunia," ujar Don Magnuson, Wakil Presiden Senior Bidang Penjualan Continuum, dalam keterangan pers, Senin (2/6/2025).

Sementara itu, Min Seo Kang, Direktur dan Kepala Manufaktur Aditif di ACMI, menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi perusahaan dalam menyediakan solusi manufaktur kelas dunia untuk Indonesia dan pasar global. "Kami percaya teknologi Continuum akan mendorong transformasi industri lokal dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin dalam inovasi manufaktur. Dengan menggabungkan teknologi bubuk ramah lingkungan dan pengalaman manufaktur kami, kami menghadirkan solusi yang unggul baik dari sisi performa industri maupun tanggung jawab lingkungan," jelasnya.

Kerja sama ini mencakup proses kualifikasi hingga 8 ton serbuk logam canggih untuk aplikasi pencetakan 3D industri. Proses tersebut didukung oleh platform Greyhound M2P (Melt-to-Powder) milik Continuum, yang memungkinkan konversi limbah logam menjadi serbuk sferis berkinerja tinggi dalam satu tahap-anpa proses peleburan dan atomisasi konvensional. Teknologi ini dinilai mampu secara signifikan mengurangi emisi karbon dan meningkatkan efisiensi produksi.

ACMI, yang telah berpengalaman lebih dari tiga dekade di industri manufaktur logam presisi dan cetakan sepatu, kini menjadi pionir di Asia Tenggara dalam produksi massal komponen logam cetak 3D. Fasilitas mutakhir dan layanan menyeluruh dari desain hingga pascaproduksi menjadikan ACMI mitra strategis dalam menjawab kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Aliansi strategis ini tidak hanya memperkuat daya saing manufaktur nasional, tetapi juga mempertegas komitmen Indonesia menuju industri yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.

Editor: Gokli