Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia-Georgia Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Industri
Oleh : Redaksi
Kamis | 27-03-2025 | 13:44 WIB
RI-Georgia.jpg Honda-Batam
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, dalam pertemuannya dengan Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Tornike Nozadze, di Jakarta pada Selasa (25/3/2025). (Kemdiktisaintek)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan dukungannya terhadap penguatan kerja sama antara Indonesia dan Georgia dalam sektor pendidikan tinggi dan industri. Hal ini disampaikan dalam pertemuannya dengan Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Tornike Nozadze, di Jakarta pada Selasa (25/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Mendiktisaintek didampingi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi. Menteri Brian menekankan peningkatan kualitas riset dan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci dalam pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, kolaborasi internasional dengan negara seperti Georgia yang memiliki sistem pendidikan tinggi berkualitas dapat mempercepat pencapaian tujuan tersebut.

"Perguruan tinggi Indonesia kini semakin kompetitif di tingkat global. Sudah saatnya kita memperluas kolaborasi dengan negara lain, termasuk Georgia, yang memiliki lingkungan riset dan pendidikan tinggi yang baik," ujar Menteri Brian, demikian dikutip laman Kemdiktisaintek.

Duta Besar Tornike menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut dan mengakui masih minimnya pengetahuan antara masyarakat Indonesia dan Georgia menjadi tantangan dalam mempererat hubungan bilateral. "Kondisi ini harus berubah. Kami berharap program pertukaran pelajar, pertukaran dosen, hingga proyek penelitian bersama antara peneliti Indonesia dan Georgia dapat segera direalisasikan," kata Duta Besar Tornike.

Salah satu aspek penting yang disoroti dalam pertemuan ini adalah penguatan kapasitas akademik dosen di Indonesia. Saat ini, dari sekitar 300 ribu dosen di Indonesia, hanya 25% yang bergelar Doktor. Menteri Brian melihat peluang besar dalam kerja sama dengan Georgia, terutama karena banyak universitas di negara tersebut menawarkan program berbahasa Inggris.

"Kami ingin mendorong lebih banyak dosen untuk mengikuti program joint degree atau double degree di luar negeri agar mereka mendapatkan pengalaman riset yang lebih luas, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia," jelasnya.

Selain di bidang akademik, Duta Besar Tornike juga menekankan pentingnya kerja sama dalam sektor industri. Ia menyatakan kesiapannya untuk menjadi penghubung antara perusahaan swasta di kedua negara agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sinergi lintas sektor.

"Kami sangat antusias untuk mengembangkan kerja sama ini, terutama dengan Indonesia yang memiliki posisi strategis di kawasan. Kementerian kami bahkan sudah menyatakan kesiapan untuk melakukan kunjungan resmi ke Indonesia guna menindaklanjuti pembahasan ini," ungkap Tornike.

Mendiktisaintek pun menyambut baik rencana tersebut dan berharap kerja sama antara Indonesia dan Georgia dapat semakin berkembang di masa depan. Dengan adanya kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, riset, teknologi, dan industri, diharapkan kedua negara dapat saling memberikan manfaat dan memperkuat hubungan bilateral.

Editor: Gokli