Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Godrej Indonesia Donasikan 30 Ribu Produk Saniter ke Wisma Atlet
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 09-07-2021 | 09:56 WIB
bantuan-saniter1.jpg Honda-Batam
Penyerahan Bantuan 30.000 Produk Saniter oleh Brand Manager Saniter, Indi Raisa Girsang (kiri) kepada Koordinator Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M (tengah) dan Koordinator Logistik RSDC, Mayor Kes Hadi Wahono (kanan). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia akhir-akhir ini semakin meningkat, terutama di wilayah DKI Jakarta. Menurut data covid19.go.id, saat ini DKI Jakarta merupakan penyumbang kasus Covid-19 terbesar di Tanah Air dengan 23,9%.

Pemerintah pun telah menetapkan DKI Jakarta menjadi zona merah seiring peningkatan tajam kasus positif harian, bahkan Bed Occupancy Rate Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran sebagai tempat isolasi Covid-19 juga tergolong tinggi hingga sempat dinyatakan penuh.

Melihat kondisi tersebut, Godrej Indonesia melalui Saniter kembali memperkuat komitmennya untuk memberikan perlindungan dari Covid-19 melalui kegiatan donasi dengan menyalurkan sebanyak 15.000 sabun batang dan 15.000 hand sanitizer kepada Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran pada hari ini.

"Godrej Indonesia menyadari pentingnya untuk mengambil langkah dalam melawan pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, terutama di masa PPKM Darurat yang sedang berlangsung. Maka dari itu, melalui Saniter kali ini kami mendonasikan produk sabun batang dan hand sanitizer yang dengan kandungan bahan aktif yang teruji klinis serta efektif membunuh virus Covid-19, kepada Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran. Tentunya seluruh produk yang kami berikan dapat berguna dalam penerapan protokol kesehatan 5M demi terwujudnya #IndonesiaTerlindungi," ungkap Akhil Chandra selaku Presiden Direktur Godrej Indonesia.

Inisiatif dari Godrej Indonesia ini disambut hangat oleh Koordinator Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Godrej Indonesia yang membantu upaya kami dalam menangani pandemi Covid-19. Tentunya seluruh donasi yang diberikan ini akan kami pergunakan sebaik mungkin untuk memberikan perlindungan bagi tenaga medis yang bertugas serta menjaga kebersihan seluruh pasien yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran. Besar harapan kami, kegiatan sosial ini dapat menginspirasi sesama untuk saling bahu membahu agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir," ujarnya.

Sebelumnya, Saniter melalui inisiatif #IndonesiaTerlindungi juga telah melaksanakan beragam program guna melawan pandemi Covid-19, antara lain bekerja sama dengan Kereta Commuter Indonesia (KCI) dalam penyediaan lebih dari 17.000 hand sanitizer yang tersebar di delapan stasiun kereta, bersama Gojek dalam menyediakan hand sanitizer di 10.000 unit GoCar di Jakarta dan 15.000 unit produk yang terdiri dari hand sanitizer, air & surface sanitizer, dan fabric spray di 25 titik Zona NyAman di tujuh kota besar di Indonesia, bersama Castrol dengan menyediakan hand sanitizer gel, fabric spray, dan tisu basah di 90 bengkel mitra Castrol di lima kota besar di Indonesia, serta menggandeng Ashley Hotel dalam menyediakan hand sanitizer, hygiene kit, dan air & surface sanitizer.

Selain itu, Godrej Indonesia telah melakukan beragam kegiatan sosial di masa pandemi, antara lain pendistribusian bantuan kepada warga terdampak pandemi di Jakarta dan Surabaya bersama PMI, donasi produk disinfektan kepada 74 rumah sakit di wilayah Jabodetabek, serta menyumbangkan masker dan mengedukasi masyarakat di sekitar pabrik dan kantor cabang untuk membuat disinfektan yang mudah dan terjangkau menggunakan Proclin.

"Godrej Indonesia akan terus berupaya untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam inisiatif #IndonesiaTerlindungi karena dengan bergandeng tangan kami dapat menghadirkan proteksi yang lebih bagi negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan perlindungan kesehatan yang kini semakin penting," tutup Akhil Chandra.

Editor: Yudha