PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tito Minta Menkeu Amankan Anggaran Blanko KTP-el agar tak Ada Kelangkaan Lagi
Oleh : Irawan
Selasa | 14-01-2020 | 15:52 WIB
tito_karnavian_kemenkeu1_bt1.jpg honda-batam
Mendagri Tito Karnavian

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan pertemuan khusus dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Salah satu pembahasan dalam pertemuan yang diselenggarakan di Ruang Kerja Menkeu, Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat pada Senin (13/01/2020) tersebut, yakni pembahasan anggaran KTP-el.

"Kita membahas pertemuan dengan Ibu Menkeu, berkaitan dengan masalah anggaran blanko KTP-el, yang kita perkirakan untuk tahun 2020 itu cukup sampai akhir tahun," kata Mendagri.

Mendagri juga memastikan agar anggaran blanko KTP-el dapat memenuhi kebutuhan semua dinas kependudukan dan pencatatan sipil hingga akhir tahun agar tak terjadi kelangkaan.

"Jangan sampai nanti menimbulkan kelangkaan untuk pembuatan blanko KTP-el di daerah-daerah ya, tahun lalu juga kurang tapi sudah dipenuhi," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut Mendagri juga menyampaikan permohonan penambahan dana penyediaan blanko KTP-el, dengan langkah pembuatan surat secara detil.

"Kami sudah mengingatkan dari awal juga diperkirakan bulan ke lima atau bulan ke enam juga akan habis (Blanko KTP-el) dengan anggaran yang sudah disediakan Kemenkeu, sehingga minta agar diberikan surat resmi, kami akan buatkan surat resminya dengan detil, berapa kebutuhannya, ini kira-kira yang dibahas," jelasnya.

Dijelaskannya, penambahan anggaran tersebut, terutama terkait dengan pendanaan penggantian dokumen kependudukan korban terdampak bencana.

"Ini kan penting karena seperti banjir kemarin, ada yang kehilangan KTP, Kartu Keluarga, ini Dirjen Dukcapil saya perintahkan untuk membantu masyarakat yang kehilangan dokumen-dokumen penting tersebut, ini dibagikan secara gratis, otomatis bertambah lagi kebutuhannya, ini kepentingan publik, kepentingan rakyat," terang Mendagri.

Editor: Surya