Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Karyawan Sei Jie direkrut Melalui Iklan Koran

Bos Besar Sie Jie HE dan YA masih DPO
Oleh : Ali
Sabtu | 15-01-2011 | 15:24 WIB
TSK_Jie_Jie.JPG Honda-Batam

Para kaki tangan sindikat internasional judi Sie Jie ditangkap petugas Direskrim Polda Kepri pada Sabtu 8 Januari 2011. (Foto: Ali).

Batam, batamtoday - Bos besar sindikat internasional jenis Sie Jie yaitu HE dan YA masih dikejar dan berstatus DPO. Sedangkan 15 kakitanganya yang ditangkap Direktorat Reskrim Polda Kepulauan Riau pada Sabtu 8 januari 2011 lalu direkrut lewat iklan di koran.

Demikian dikatakan Direskrim Polda Kepri Kombes Wibowo melalui Kasat I Direskrim, AKBP Asrial kepada batantoday, Sabtu 15 januari 2011.

"Dari hasil penyidikan kita selama satu minggu, bahwa mereka direkrut melalui informasi lowongan kerja biasa yang di iklankan di media massa," ungkap Asrial.

Perekrutan juga berdasar pada persyaratan yang umum, lulusan SMU dan bisa mengoperasikan lomputer, tambahnya.

"Hanya saja mereka mengaku tidak mengatahui bisnis yang beromset 1 miliar per minggu ini melanggar hukum, Biasalah tersangka melakukan pembelaan saat penyidikan," cetus Asrial Kembali.

Kelimabelas tersangka yang di amankankan masing-masing berinisial, AS, AR, EF, FR, HA, HW, JS, ST, SU, SH, STI, YE dan YU dari TKP pertama yang berada di Ruko Dian Centre Blok B No 3 belakang DC Mall.

Sedangkan TKP kedua dan ketiga di Perumahan Citra Batam Blok C nomor 55, dan perumahan Greenland Blok A4 nomor 3 dengan masing-masing tersangka HE dan YA yang diduga sebagai Koordinator dari 13 tersangka tersebut.

Para tersangka ini akan dikenakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun keatas.

Sementara itu, Ditreskrim Polda Kepri Kombes Pol Wibowo yang ditemua beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa, polisi selama ini tidak tidur, apa yang telah menjadi keluhan masyarakat yang disampaikan kepada polisi akan di tindak lanjuti.

Wibowo juga berjanji, akan melakukan penindakan hukum tidak pandang bulu atas pelaku perjudian  telah menjamur di Kepulauan Riau, khususnya di Batam.

"Satu persatu akan kita basmi, kita lihat saja nanti," cetusnya.

Sedangkan untuk sindikat internasional judi Sie Jie ini, pihaknya masih terus mencari lokasi lain yang kemungkinan masih beroperasi, selain tiga lokasi yang telah di grebek.

"Kita menduga masih banyak lagi bandar Sie Jie yang beroperasi," ungkapnya.

Sedangkan terhadap HE dan YA yang telah ditetapkan pihak kepolisian sebagai DPO masih dilakukan pencarian keberadaanya.