Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Partai Golkar Masih Berharap Airlangga Dipilih Jadi Pilihan Cawapres Jokowi
Oleh : Redaksi
Senin | 09-07-2018 | 16:40 WIB
mnteri-perindusterian1.jpg Honda-Batam
Airlangga Hartanto. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Partai Golkar masih berharap Airlangga Hartarto menjadi pilihan Presiden Joko Widodo sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2019 nanti. Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menilai pemerintah membutuhkan peran Ketua Umum Golkar itu sebagai pendamping Jokowi yang ideal terutama dalam hal ekonomi.

"Tentu Golkar menginginkan ketua umum kami jadi salah satu nama yang disebut sebagai cawapres tersebut," ujar Ace saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (9/7/2018).

Ace menjelaskan saat ini negara membutuhkan sosok yang kompeten untuk memulihkan perekonomian. Selain itu ia juga menyebut perlu ada dukungan partai politik untuk memperkuat koalisi pendukung Jokowi untuk kontes akbar tahun depan.

Pernyataan Ace ini merupakan respons dari kabar Jokowi yang telah mengantongi nama cawapres. Hal itu diketahui setelah Jokowi bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor pada Minggu (8/7/2018) kemarin.

"Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar", ujar Megawati dalam keterangannya melalui Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Senin (9/7/2018).

Meski ada kemungkinan Airlangga tak terpilih, Ace menyebut Golkar masih teguh mengusung Jokowi sebagai capres. Menurutnya keputusan itu tak bisa berubah karena hasil kesepakatan dalam musyawarah nasional partai. "Kecuali kalau ada munas kembali," imbuhnya.

Keputusan pemilihan cawapres ini, menurut Ace, sepenuhnya diserahkan Golkar ke tangan Jokowi. Namun ia tetap optimistis Jokowi akan memilih pendamping berlatar teknokrat yang tak lain adalah ketua umumnya sendiri.

Ace tak mau berspekulasi lebih jauh mengenai nama cawapres yang sudah dikantongi itu. Golkar mengaku memilih menunggu pengumuman resmi dari Jokowi ketimbang berandai-andai.

Saat ini, sejumlah nama tokoh seperti Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD, hingga pengusaha Chairul Tandjung digadang bakal mendampingi Jokowi di 2019.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha