Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Memahami Manfaat Seks di Pagi Hari
Oleh : Redaksi
Sabtu | 06-05-2017 | 11:26 WIB
seks-01.gif Honda-Batam

Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Seks dianggap sebagai puncak keintiman hubungan. Riset kini mampu menghubungkan seks dengan bentuk pinggang yang langsing, jantung yang lebih kuat dan rendahnya resiko terkena kanker prostat dan kanker payudara.

 

Selain itu, seks juga mampu menurunkan tingkat depresi dan membuat perasaan lebih nyaman.

Selama ini, seks dipandang sebagai kegiatan yang dilakukan pada malam hari. Namun, kenyataannya, bagi warga perkotaan hal ini jadi kurang memungkinkan.

Pulang kerja dimanfaatkan untuk beristirahat sebelum esok hari harus berjibaku dengan kemacetan dan padatnya pekerjaan. Menjawab masalah ini, morning sex atau seks di pagi hari bisa jadi solusi.

Dilansir dari Elite Daily, menurut ilmuwan Amerika sekaligus penulis buku "Because It Feels Good", dokter Debby Herbenick orang yang melakukan seks di pagi hari adalah orang yang lebih bahagia dan lebih sehat.

Seks di pagi hari punya manfaat kesehatan antara lain meningkatkan sistem imun tubuh dan menjaga stabilitas mood sehari penuh. berikut hal-hal yang perlu diketahui soal morning sex.

Morning Sex = Pikiran Tanpa Stres Hingga Seminggu

Banyak penelitian menyebutkan seks dapat menghilangkan stres. Begitu pula dengan seks di pagi hari. Namun lebih dari itu, dilansir dari Elite Daily, menurut peneliti dari Universitas Cincinnati menemukan seks di pagi hari dapat menyembuhkan stres dan efeknya bisa terasa hingga tujuh hari.

Sejenak Rehat Dari Olah Raga Pagi

Jika selama ini olah raga jadi menu sarapan setelah beranjak dari kasur, mungkin seks bisa dimasukkan dalam daftar "menu" sarapan. Pasalnya, dikutip dari Daily mail, aktivitas seks dapat membakar kalori setara dengan 30 menit jogging.

Di sini kalori dapat terbakar rata-rata 240 kalori untuk pria. Sedangkan bagi wanita, kalori dapat terbakar sebanyak 180 kalori.

Pria Lebih "Kuat" Saat Pagi

Seksolog Megan Stubbs berkata tingkat hormon testosteron pria berada pada level tertinggi di pagi hari. Dilansir dari Cosmopolitan, seorang terapis seks Arlene Goldman mengatakan ketika pria berada pada level testosteron yang tinggi, ia punya energi lebih saat melakukan seks. Hal ini membuat pria dapat "tahan" lebih lama.

Manfaat Optimal? Cukup Seminggu Sekali

Kerap melakukan seks mungkin baik tapi menurut riset dari asisten profesor psikologi dari Univeritas York, Kanada, Amy Muise, seks seminggu sekali dapat memaksimalkan kebahagiaan dengan optimal.

Dilansir dari Real Simple, menurutnya seks memang berhubungan dengan kepuasan dalam hubungan. Namun seks lebih dari sekali seminggu membuat manfaat seks secara keseluruhan mengalami penurunan.

Bukan berarti melakukan seks lebih sering dalam seminggu adalah hal buruk, tapi ia menambahkan, hal ini nampaknya tidak membuat pasangan lebih bahagia.

Sumber: CNNIndonesia
Editor: Gokli