Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kader PMII Harus Solid, Santun dan Tetap Kritis
Oleh : Redaksi
Jum'at | 17-03-2017 | 09:02 WIB
pkc-pmii-01.gif Honda-Batam

Peserta pelatihan kader lanjutan PKC PMII Riau-Kepri. (Foto:Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Pekanbaru - Pengurus koordinator cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC-PMII) Riau-Kepulauan Riau (Kepri) mendapat pelatihan kader tingkat lanjut dari Pengurus Besar PMII.

 

Pelatihan kader tingkat lanjut itu diikuti 35 peserta perwakilan masing-masing Kabupaten/Kota dari dua Provinsi Riau dan Kepri. Acaranya berlangsung di Aula Pemuda Riau, Pekanbaru pada Rabu 15 Maret 2017.

Bendahara Umum PB PMII, Ahmad Riduan Hasibuan berpesan kepada peserta pelatihan agar mengikuti pengkaderan secara serius. Sebab, kader PMII harus menjadi contoh pemuda Islam yang terpimpin, santun dan berkualitas, baik akademik maupun organisasi.

Perilaku terpimpin, santun dan berkualitas itu, kata Ahmad, menjadi modal kader PMII yang saat ini tengah dibutuhkan peran sertanya dalam pembangunan kemandirian bangsa, tanpa meninggalkan nilai kritis sebagai mahasiswa.

"PKC PMII Riau-Kepri harus tetap kritis. Kalau ada yang salah dengan Eksekutif, Legislatif dan juga ketidak adilan yang terjadi di tengah masyarakat. PMII harus tampil gak boleh tidur apalagi acuh," kata Ahmad Riduan, dikutip dari keterangan pers yang diterima BATAMTODAY.COM, Jumat (17/3/2017) pagi.

Ketua PKC PMII Riau-Kepri, Oloan Rinaldi Ritonga mengamini instruksi yang disampaikan PB PMII. Sebagai bagian dari struktur organisasi, PKC PMII Riau-Kepri akan tetap patuh dan setia kepada keputusan organisasi dengan aturan dan norma yang ada.

"Kaderisasi menjadi nafas PMII Riau-Kepri yang akan dilakukan sebaik mungkin," ujarnya.

Oloan berujar, PKC PMII Riau-Kepri juga akan melakukan pelantikan pada 19 Maret 2017 di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau sekaligus melakukan konsolidasi organisasi dalam menjawab persoalan kebangsaan dan kedaerahan yang ada di Provinsi Riau dan Kepri.

Editor: Gokli