Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Flu Burung Masih Mengancam Dunia
Oleh : Redaksi
Jum'at | 10-03-2017 | 12:02 WIB
Flu-Burung-ilustrasi1.gif Honda-Batam

Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Virus flu burung ternyata masih mengancam Amerika Serikat. Baru-baru ini, H7 avian influenza telah terdeteksi menjangkiti sebuah peternakan ayam di Tennessee.

Padahal peternakan itu telah dikontrak untuk memasok bahan baku bagi Tyson Foods Inc, perusahaan raksasa makanan Amerika.

Buntut dari peristiwa itu, pejabat setempat mengatakan 73.500 ayam akan dimusnahkan untuk menghentikan virus tersebut memasuki sistem pangan lebih jauh.

Seperti dilansir Reuters, pejabat setempat mengatakan kasus ini merupakan kasus pertama flu burung yang menimpa unggas di Tennessee.

Selama kurun waktu tahun 2014-2015, wabah flu burung di Negeri Paman Sam telah menewaskan hampir 50 juta ekor unggas. Sebagian besar ayam petelur.

Namun, tidak ada manusia terkena dampak dari wabah itu. Risiko manusia untuk terinfeksi flu burung memang rendah, meskipun di Cina ada korban manusia yang tewas pada musim dingin ini di tengah mewabahnya virus H7N9.

Kini peternakan di Tennessee Lincoln County telah dalam status karantina, bersama dengan 30 peternakan unggas lainnya yang terletak di radius sejauh 6,2 mil (10 km) dari peternakan itu.

Pihak Tyson dan pemerintah tidak ingin menyebutkan nama-nama peternakan lain yang ikut dikarantina itu. Tyson mengatakan pihaknya tidak mengharapkan kasus ini mengganggu bisnis peternakan ayamnya.

Pada Januari, wabah flu burung terakhir ditemukan pada kawanan kalkun komersial di Indiana. Sebelumnya, virus tersebut juga ditemukan pada bebek liar di Montana.

Amerika Serikat sendiri telah meningkatkan tindakan biosekuriti dengan tujuan mencegah penyebaran flu burung setelah virus tersebut mewabah dua tahun yang lalu.

Dalam beberapa bulan terakhir, virus flu burung dari varian yang berbeda telah menyebar di seluruh Asia dan di Eropa. Pihak berwenang telah memisahkan jutaan unggas di daerah yang terkena untuk mengendalikan wabah tersebut.

Perancis, yang memiliki kawanan unggas terbesar di Uni Eropa, melaporkan wabah penyebaran virus flu burung H5N8 yang sangat menular ada di negerinya. Di Korea Selatan, penyebaran cepat dari virus flu burung jenis H5N6 telah menyebabkan Negeri Ginseng tersebut menjadi negara terburuk yang pernah terjangkit flu burung.

Indonesia pun belum lepas dari jamahan virus flu burung. Baru-baru ini lebih dari 700 itik yang berada di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mati mendadak. Dan berdasarkan uji laboratorium, kematian tersebut diakibatkan oleh virus flu burung.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha