Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Terkendala Jaringan Internet

Hanya 40 Persen Sekolah di Kepri Laksanakan UNBK
Oleh : Ismail
Senin | 06-03-2017 | 12:14 WIB
kadisdik-kepri1_(1).jpg Honda-Batam

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Arifin Nasir mengemukakan, hanya 40 persen Sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kepulauan Riau.

"40 persen (sekolah) yang akan melaksanakan UNBK di Kepri untuk tahun ini," ungkapnya, Senin (6/3/2017).

Dikatakannya, persentase tersebut seharusnya masih bisa ditingkatkan. Namun, ada beberapa wilayah di Kepri yang masih terbentur dengan jaringan internet yang masih kurang baik. Seperti daerah Natuna, Anambas dan Lingga (NAL).

Kendati demikian, lanjut Arifin, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi Kepri (Kominfo) agar jaringan internet pada ketiga Daerah tersebut bisa dengan cepat disempurnakan.

"Kami sudah koordinasi dengan Dinas Kominfo untuk menyelasaikan permasalahan ini. Agar pelaksanaan UNBK di Kepri dapat dilaksanakan secara menyeluruh," kata Arifin.

Saat ini, lebih jauh dijelaskannya, ketiga daerah tersebut masih akan melaksanakan UN berbasis lembar jawaban kertas. Namun, ia mengupayakan agar di wilayah-wilayah sekolah yang memiliki jaringan internet yang bagus agar tetap melaksanakan UNBK.

Ia juga menambahkan, kalau untuk sarana perlengkapan komputer daerah NAL tidak memiliki kendala. Menurutnya, pengadaan komputer di setiap sekolah di Kepri terus ditingkatkan di masing-masing sekolah. Baik melalui APBD Kabupaten, maupun Provinsi.

"Saya kira kalau untuk pengadaan komputer tidak ada masalah. Kami terus mengupayakan perlengkapan komputer sekolah setiap tahun," ungkapnya.

Bahkan, tambah Arifin, pertengah Bulan Maret ini, pihaknya akan mengumpulkan Kepala Sekolah yang melaksanakan UNBK sebagai upaya penyatuan persepsi, serta pelaporan terkait pelaksanaan try out dan capaian pembelajaran di sekolah.

"Jadi hal-hal teknis bisa kita antisipasi. Target kita bukan hanya kuantitatif tapi juga kualitatif," tutur Arifin.

Berbeda halnya dengan data yang dikemukakan Arifin. Berdasarkan data yang dipublish Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) melalui situs https://ubk.kemdikbud.go.id/ . Persentase sekolah di Kepri yang melaksanakan UNBK berjumlah 20,8 persen. Persentase tersebut, memiliki hampir setengah selisih dari yang dikemukan Arifin.

Editor: Yudha