Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Okto Butuh Agent

Okto Direkomendasikan Ke Liga Eropa
Oleh : Tunggul Naibaho
Minggu | 02-01-2011 | 23:36 WIB

Batam, batamtoday.com - Pemain sayap Indonesia Oktovianus Maniani direkomendasikan sebagai salah satu dari 10 pemain Asia yang patut untuk berlaga di kompetisi sepakbola Eropa. ESPN Socernet adalah pihak yang merekomendasikan hal tersebut.

"Okto adalah pemain sayap yang meledak-ledak," demikian ulasan ESPN untuk Okto lelaki Papua kelahiran 25 Oktober 1990 ini. ESPN juga menilai dribling Okto sungguh luarbiasa. Kekuranganya adalah, umpan yang dilepaskan kadang tidak akurat. Sehingga dia masih perlu berlatih lebih keras lagi.

Selain Okto, kiper Thailand Kawin Thamsatchanan juga direkomendasikan, sehingga dari 10 pemain yang direkomendasikan ESPN Soccernet terdapat 2 pemain Asia Tenggara. Keduanya, Okto dan Kawin, terakhir tampil dalam ajang piala AFF 2010.

Dalam Piala AFF 2010 lalu, Okto memang menjadi andalan pelatih Tim Nasional Indonesia, Alfred Riedl, untuk mendobrak pertahanan lawan. Ia sempat menyumbangkan satu gol di turnamen tersebut. Begitu pula umpanya kepada Irfan Bachdim berbuah gol.

Pengamat sepakbola Anton Ratumakin juga memuji skill individu yang dipunyai Okto. Menurut dia, sayang Okto tidak turun di laga pamungkas di Senayan melalwan Malaysia pada 29 Januari 2010 lalu.

Menurut Anton, Okto selain harus berlatih lebih keras lagi, juga jangan cepat puas diri. Selain itu, tambah Anton, Okto sudah harus menggaet seseorang untuk dijadikan agennya, sehingga melalui agenya, Okto dapat diperkenalkan ke klub-klub Eropa.

"Okto perlu seorang agen. Dia harus cepat mencari agen, sehingga waktu tidak terbuang percuma, karena namanya sudah direkomendasikan ESPN" kata Anton.

Menurut Anton, sebenarnya ada beberapa pemain Indonesia yang layak bermain di liga Eropa, hanya saja karena tidak mampu mempromosikan diri sehingga tidak pernah punya kesempatan berlaga di kompetisi sepakbola Eropa yang  memang super ketat.

"Selain uang, pemain bola yang berlaga di Eropa juga mempunyai kesempatan bertarung dengan pemain-pemain hebat dari berbagai dunia, sehingga otomatis kemampuan dan skill individunya semakin terasah," tutur Anton.