Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Irman Gusman Lantik Muhammad Nabil sebagai Anggota DPD RI
Oleh : Surya
Selasa | 29-09-2015 | 15:53 WIB
Nabil1.jpg Honda-Batam

PKP Developer

Ketua DPD RI Irman Gusman memberikan ucapan selamat kepada Muhammad Nabil yang dilantik sebagai Anggota DPD RI menggantikan Ria Saptarika.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman secara resmi melantik Muhammad Nabil sebagai Anggota DPD RI pengganti antar waktu (PAW) dari daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Riau menggantikan Ria Saptarika yang mengundurkan diri, karena maju sebagai calon walikota dalam Pilkada Kota Batam pada 9 Desember 2015 mendatang.

Nabil dilantik bersama 9 Anggota PAW-nya lain, yang juga mundur karena mencalonkan diri sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Ketua DPD Ri Irman Gusman mengatakan, ia menghargai para senator yang mengundurkan diri sebagai Anggota DPD, maju dalam Pilkada serentak di berbagai daerah di Indonesia.

"Dengan banyaknya Anggota DPD yang maju dalam Pilkada tahun ini, membuktikan Anggota DPD berkualitas dan lebih baik dari DPR karena berani membangun daerah. Kita menghargai para Senator yang mundur, kemudian maju di Pilkada. Ini sejarah," kata Irman di Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Irman meminta Anggota DPD yang baru untuk bekerja lebih maksimal lagi dalam menggunakan kewenangannya, karena Mahkamah Konsitusi (MK) telah memberikan kewenangan tambahan kepada DPD.

"Jangan sia-siakan kewenangan yang diberikan MK. DPD sekarang berbeda dengan DPD sebelumnya," kata Ketua DPD.

Usai melakukan pelantikan, Ketua DPD Irman Gusman kemudian memberikan ucapan selamat kepada 10 Anggota DPD yang baru, termasuk kepada Muhammad Nabil.  Nabil juga mendapatkan ucapan selama dari pimpinan alat kelengkapan DPD RI, antara lain dari Haripinto Tanuwidjaja (Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen).

Setelah itu, Nabil mendatangani dokumen pelantikannya dan resmi menjadi Anggota DPD RI.  Nabil kemudian langsung mengikuti Rapat Paripurna perdana pengesahan keputusan alat kelengkapan DPD RI.

Nabil akan duduk di Komite I DPD menggantikan Ria Saptarika di komite sebelumnya.  Komite I membidangi pemerintah daerah, hubungan pusat dan daerah serta antar daerah, pertanahan dan tata ruang, permasalahan daerah di wilayah perbatasan negara, pemukiman dan kependuudukan. Juga membidangi pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerahm serta politik, hukum, HAM dan ketertiban umum.

Nabil sendiri punya fokus sendiri yang dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan daerah, yakni mengenai kejelasan pelaksanaan free trade zone (FTZ) di Batam karena berkaitan dengan pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan dilaksanakan pada 2016.

"FTZ dari dulu banyak masalah, sekarang ditambah lagi ada MEA. Batam itu ada didepan dalam pelaksanaan MEA, bagaimana upaya yang akan dilakukan pemerintah, apakah masih mempertahankan ego sektoral atau tidak," kata Nadim.

Menurut Nabil, masalah investasi di Batam sangat penting untuk dipertahankan agar tidak terpengaruh pelaksanaan MEA.

"Pelaksanaan MEA di Batam ini perlu dipikirkan, investasi di Batam ini masalah urgen. Jokowi katanya mau buka kantor di Batam dan akan membuka pelayanan satu atap. Ini yang kita tunggu langkahnya seperti apa," katanya.

Nabil setuju dengan langkah pemerintah pusat yang akan mengambil alih kewenangan pengelolaan Badan Pengusahaan (BP) Batam agar tidak terlalu birokratis seperti saat ini.

"Tapi kalau selama ini diberikan kewenangan penuh ke daerah, tentunya tidak perlu diberikan kepada presiden kewenangan. Tetapi mudah-mudahan dengan diambil alih presiden, tidak terlalu birokratis lagi," kata Senator Kepri yang baru dilantik ini.

Berikut daftar lengkap 10 Anggota DPD RI yang baru dilantik : 

1. Hendri Zainuddin menggantikan Percha Leandpuri (calon Bupati Ogan Komaring/OKU)

2. Mohamad Nabil menggantikan Ria Saptarika (calon Walikota Batam)

3. Muhammad Rakhman menggantikan Habib H Said Ismail (calon Wakil Gubernur Kalteng)

4. Muhammad Sofwat Hadi menggantikan Gusti Farid Hasan Aman (calon Wakil Gubernur Kalsel)

5. Muhammad Idris menggantikan Bambang Susilo (calon Bupati Passer)

6. Ahmad Hendry menggantikan Marthin Billa (calon Gubernur Kaltim)

7. Stefanus BAN Liod menggantikan Maya Rumantir (calon Wakil Gubernur Sulut)

8. Marhany Victor Poly Pua menggantikan Aryanthi Baramuli Putri (calon Walikota Bitung)

9. Shaleh Muhamad Aldjufri menggantikan Ma'mun Amir (calon Bupati Banggai)

10. Wa Ode Hamsinah Bolu menggantikan Lalu Muhammad Rusman (calon Bupati Muna)

Editor : Surya